Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul kembali mengirimkan duta dakwah terbaiknya dalam ajang Olimpiqu#9 yang diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui cabang lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen madrasah dalam menumbuhkan dakwah pelajar yang tidak hanya lantang, tetapi juga bernas, santun, dan berkelas.
Kontingen MSQ MAN 1 Bantul diperkuat oleh Deshinta Luthfi Nadifa (FD 1), Adzkia Septiramadhani (FD), dan Lutfhfiyah Khusnul Hamidah (FL 5). Mengangkat tema besar “Islam Rahmatan lil ‘Alamin sebagai Dasar Pondasi Perdana Bangsa”, tim ini menghadirkan narasi Qur’ani yang menegaskan Islam sebagai sumber nilai persatuan, keadilan, toleransi, dan kemanusiaan.
Proses pengambilan video penampilan dilaksanakan di Masjid Raudhatul Muttaqin MAN 1 Bantul pada Jumat (16/1/2026). Suasana masjid yang khusyuk dan kondusif menjadi ruang ideal bagi penyampaian dakwah yang argumentatif, sistematis, serta mampu menggugah kesadaran audiens.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang MSQ memiliki makna strategis dalam pembinaan karakter dan intelektualitas peserta didik.
“MSQ bukan sekadar lomba, tetapi menjadi panggung intelektual dan spiritual bagi siswa untuk menunjukkan bahwa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin mampu menjadi fondasi kokoh dalam membangun bangsa yang bermartabat dan berkeadaban,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa madrasah harus menjadi ruang tumbuhnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani menyuarakan nilai kebenaran dengan cara yang santun, moderat, dan bermutu.
Kegiatan ini selaras dengan penguatan nilai CADAS Berkelas (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi), khususnya pada aspek Agamis, Berkarakter, dan Demokratis, melalui dakwah Qur’ani yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kemanusiaan.
Melalui ajang Olimpiqu#9 UAD ini, MAN 1 Bantul berharap dakwah Qur’ani yang disampaikan mampu memberikan kesan mendalam sekaligus mengukuhkan peran madrasah sebagai pusat pembinaan generasi muda yang visioner, moderat, dan siap berkontribusi nyata bagi bangsa. (syf)

