BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul tampak hidup pada Rabu (21/1/2026). Para siswa kelas X E7 terlihat berkumpul dengan antusias di depan layar monitor untuk mempraktikkan materi Informatika terbaru, yakni Analisis Data. Menariknya, praktik kali ini menggunakan bahasa pemrograman Python yang diakses melalui perangkat Google Colaboratory.
Dalam kegiatan tersebut, siswa belajar bagaimana mengolah data mentah menjadi informasi yang berguna menggunakan logika pemrograman. Penggunaan Google Colaboratory memudahkan siswa untuk berkolaborasi dan menjalankan kode program secara daring tanpa terkendala spesifikasi perangkat keras komputer.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para siswa tidak hanya bekerja sendiri, tetapi aktif berdiskusi dengan teman sekelompoknya. Mereka saling membantu dalam memecahkan kode (debugging) dan menganalisis hasil keluaran data. Pendekatan praktik langsung ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap logika pemrograman yang sering kali dianggap rumit.
“Belajar Python lewat Google Colab ternyata seru karena kami bisa langsung melihat hasil data yang kami olah. Ini tantangan baru yang sangat menarik,” ujar shinta salah satu siswa kelas X E7 di sela-sela praktikum.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi pembelajaran digital ini. Beliau menekankan bahwa penguasaan analisis data adalah bekal penting bagi siswa untuk menjadi generasi yang CADAS BERKELAS.
“Melihat anak-anak antusias melakukan coding adalah kebanggaan bagi kami. Ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan profil lulusan yang CADAS BERKELAS,” tutur Kepala Madrasah.
Melalui praktik informatika yang intensif ini, MAN 1 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak generasi digital yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman karakter. Diharapkan, siswa kelas X E7 dapat terus mengembangkan kemampuan ini untuk meraih prestasi di berbagai ajang kompetisi teknologi masa depan. (ska)

