Bantul (MAN 1 Bantul) — Siswa kelas XI FD 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul melaksanakan kegiatan literasi Al-Qur’an pada Jumat (23/1/2026) dipandu guru jam pertama Siti Nuroniyah, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini mengusung tema “Etika Bermedia Sosial dalam Perspektif Al-Qur’an”, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam menghadapi tantangan era digital.
Kegiatan literasi Al-Qur’an dilaksanakan pada pagi hari di kelas XI FD 2 dengan suasana yang khidmat dan penuh antusias. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara tartil, dilanjutkan sholat dhuha dan tadabbur ayat-ayat yang berkaitan dengan adab berkomunikasi, menjaga lisan, serta larangan menyebarkan kebohongan dan ujaran kebencian, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memahami kandungan Al-Qur’an, khususnya ayat-ayat yang menekankan pentingnya berkata baik, tabayyun dalam menerima informasi, serta menjaga kehormatan diri dan orang lain. Nilai-nilai tersebut kemudian dikaitkan dengan fenomena penggunaan media sosial yang marak di kalangan remaja saat ini.
Melalui diskusi dan pemaparan singkat, siswa menyadari bahwa Al-Qur’an telah memberikan pedoman yang jelas tentang etika bermedia sosial, seperti tidak menyebarkan hoaks, tidak melakukan perundungan digital, serta menggunakan media sosial sebagai sarana kebaikan dan dakwah.
Guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan literasi Al-Qur’an ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang religius, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi informasi. Diharapkan, siswa MAN 1 Bantul mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bermedia sosial.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan literasi Al-Qur’an tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan kehidupan generasi muda di era digital. “Literasi Al-Qur’an dengan tema etika bermedia sosial menjadi sarana strategis untuk membekali siswa agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan tanggung jawab moral dalam menggunakan media digital. Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bermedia sosial,” tuturnya. Ia berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa MAN 1 Bantul yang religius, bijak, dan beradab, selaras dengan visi madrasah CADAS BERKELAS.
Kegiatan literasi Al-Qur’an ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 1 Bantul dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter mulia kepada siswa, sejalan dengan visi madrasah “CADAS BERKELAS” (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter) berfokus mencetak generasi cerdas intelektual, berakhlak mulia, peduli lingkungan, dan progresif. (Nia)

