Bantul (MAN 1 Bantul) — Inovasi pembelajaran Sosiologi kembali ditunjukkan oleh siswa kelas X MAN 1 Bantul melalui kegiatan penyajian penelitian sederhana tentang ragam gejala sosial di masyarakat yang dikemas dalam media pembelajaran digital berbentuk podcast (28/01/2026).
Dalam kegiatan ini, siswa melakukan penelitian sederhana dengan mengamati berbagai fenomena sosial di lingkungan sekitar, seperti interaksi sosial, solidaritas, perbedaan peran sosial, hingga dinamika kehidupan remaja. Hasil observasi kemudian disusun menjadi naskah podcast dan dipresentasikan dalam format audio-visual, dengan siswa berperan sebagai host, narasumber, dan tim produksi.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, terlihat siswa melakukan proses perekaman podcast, menyampaikan hasil temuan penelitian secara komunikatif, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar. Suasana pembelajaran tampak aktif, kreatif, dan kolaboratif, sekaligus melatih kepercayaan diri dan keterampilan berbicara di depan publik.
Salah satu siswa kelas X mengungkapkan antusiasmenya terhadap model pembelajaran ini.
“Belajar Sosiologi lewat podcast lebih seru dan menantang. Kami bisa menyampaikan hasil penelitian dengan cara yang kreatif dan tidak membosankan,” ujarnya.
Siswa lain menambahkan bahwa kegiatan ini membantu mereka memahami fenomena sosial secara lebih nyata.
“Kami jadi lebih peka terhadap gejala sosial di masyarakat, karena harus mengamati dan menjelaskannya dengan bahasa kami sendiri,” katanya.
Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembelajaran inovatif ini.
“Pembelajaran berbasis podcast seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi digital. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengembangkan kreativitas, literasi digital, serta kemampuan komunikasi. Ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi masa depan,” tutur beliau.
Beliau juga berharap inovasi pembelajaran digital dapat terus dikembangkan untuk mendorong siswa menjadi pembelajar aktif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.elalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran abad ke-21 yang memadukan penelitian sederhana, teknologi digital, dan pemahaman realitas sosial, sekaligus membentuk siswa yang cakap secara akademik dan siap menghadapi tantangan sosial di masyarakat. (NRA)

