Kreativitas Tanpa Batas, Pembelajaran Seni Teater Boneka Kelas XII MAN 1 Bantul Berbasis Daur Ulang Menjadi Karakter Wayang Boneka Imajinatif

Bantul (MAN 1 Bantul) Pembelajaran Seni Budaya materi Seni Teater Boneka dilaksanakan di salah satu kelas XII MAN 1 Bantul pada Rabu, (28/01/2026). Dalam kegiatan ini, peserta didik belajar bersama menuangkan ide-ide kreatif melalui pembuatan wayang boneka teater sederhana dengan memanfaatkan bahan kardus. Proses pembelajaran berlangsung aktif dan kolaboratif, di mana siswa diajak mengeksplorasi bentuk, karakter, serta fungsi boneka sebagai media ekspresi seni pertunjukan.

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga melatih proses berpikir kritis dan imajinasi peserta didik. Mulai dari perencanaan desain tokoh, pengolahan bahan kardus, hingga pembentukan karakter wayang boneka, siswa dituntut untuk kreatif, inovatif, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri maupun kelompok. Guru Seni Budaya, Pak Nada Maulana Massaid, S.Pd., menyampaikan, “Pembelajaran teater boneka ini mendorong siswa untuk berani berimajinasi, berpikir kritis, serta memahami bahwa karya seni dapat diciptakan dari bahan sederhana yang ada di sekitar.”

Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembelajaran seni yang kontekstual dan bermakna tersebut. Menurut beliau, kegiatan ini sejalan dengan tagline madrasah “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminatif.” “Melalui pembelajaran seni teater boneka, siswa tidak hanya diasah kreativitasnya, tetapi juga ditanamkan nilai karakter, kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan daur ulang, serta sikap saling menghargai perbedaan ide dan ekspresi,” tutur beliau. (nd)