Menggapai Ketenangan Jiwa dan Kesehatan Mental di MAN 1 Bantul melalui Rutinitas Sholat Dhuha

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul secara konsisten melaksanakan rutinitas Sholat Dhuha sebagai bagian dari pembiasaan spiritual bagi peserta didik dan seluruh sivitas akademika. Kegiatan ini dilaksanakan secara istiqamah sebelum pembelajaran dimulai dan menjadi ikhtiar madrasah dalam menumbuhkan ketenangan jiwa, kesehatan mental, serta karakter religius warga madrasah.
Bertempat di masjid MAN 1 Bantul, Rabu (28/1/2025) Sholat Dhuha diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh kekhusyukan. Suasana religius yang tercipta memberikan energi positif serta kesiapan mental bagi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran sepanjang hari.
Setelah pelaksanaan sholat Dhuha, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan dalam pidato pembinaan di hadapan para siswa bahwa rutinitas Sholat Dhuha memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian siswa yang seimbang antara aspek akademik dan spiritual. “Sholat Dhuha kita jadikan sebagai pembiasaan agar kita memiliki ketenangan batin dan kesehatan mental yang baik. Dengan hati yang tenang, insyaallah proses belajar akan berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Unit Keagamaan MAN 1 Bantul, Nor Cholis, S.Ag., M.S.I, menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah ini merupakan bagian dari penguatan budaya religius madrasah. “Sholat Dhuha tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga sarana mendidik siswa untuk disiplin, ikhlas, dan membiasakan diri mendekatkan hati kepada Allah SWT. Ini menjadi fondasi penting dalam pembentukan akhlak mulia,” jelasnya.
Dari sudut pandang layanan konseling, Candra Ade Pertiwi, S.Kom.I., Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Bantul, menilai rutinitas Sholat Dhuha berdampak positif terhadap kondisi psikologis siswa. “Siswa yang memulai hari dengan ibadah cenderung lebih tenang, mampu mengendalikan emosi, dan lebih fokus saat belajar. Ini sangat membantu dalam menjaga kesehatan mental mereka,” tuturnya.
Manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh peserta didik. Nur Laili Romadhoni, siswa kelas XII, mengaku Sholat Dhuha membuatnya lebih siap menjalani aktivitas di madrasah. “Setelah Sholat Dhuha rasanya lebih tenang dan tidak terburu-buru. Pikiran jadi lebih jernih dan semangat belajar meningkat,” ujarnya.
Dengan rutinitas Sholat Dhuha yang terus dijaga, MAN 1 Bantul berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, sehat secara mental, dan kondusif, guna mewujudkan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Hal ini senada dengan tagline madrasah yang tengah gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.” (Chr).