Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswi kelas X, Mala, turut berpartisipasi dalam lomba membaca puisi yang digelar pada Sabtu (31/01/2026) sebagai bagian dari festival literasi tersebut. Peserta diberikan kebebasan memilih salah satu dari tiga karya sastra, yakni “Ibu” karya D. Zawawi Imron, “Sembayang Rumputan” karya Ahmadun Yosi Herfanda, dan “Deru Suara untuk Palestina” karya Evi Idawati. Dalam kesempatan ini, Mala memilih membawakan puisi “Sembayang Rumputan” dengan interpretasi ekspresif yang menonjolkan pemahaman makna dan penghayatan emosi.
Guru seni budaya pendamping, Nada Maulana Massaid, S.Pd., menjelaskan bahwa keikutsertaan siswa dalam kompetisi sastra bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan proses pembelajaran nyata. Ia menilai panggung lomba menjadi ruang latihan mental sekaligus wadah melatih artikulasi, ekspresi, serta keberanian tampil. Menurutnya, pengalaman ini sangat penting bagi perkembangan kepercayaan diri siswa dalam menyalurkan bakat seni.
Kepala madrasah, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menambahkan bahwa partisipasi tersebut mencerminkan penerapan nilai “Cadas Berkelas,” yaitu cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. Ia berharap semakin banyak siswa berani mencoba pengalaman serupa karena setiap kesempatan tampil merupakan langkah menuju pribadi yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (mln)

