BANTUL (MAN 1 Bantul)— Tiga guru Bahasa Arab MAN 1 Bantul, yakni Choir Rosyidi, S.S., M.Pd.I.,Mukrimudin, S.Ag., dan Adam Suryanugraha, S.Hum., M.Pd., mengikuti Workshop Penguatan Kompetensi Guru yang diselenggarakan di Auditorium MAN 3 Kulonprogo, Selasa (3/2/2026).
Workshop tersebut mengusung tema “Bedah Kisi-kisi Ujian Madrasah Bahasa Arab Tahun Ajaran 2025/2026” dan diikuti oleh guru-guru Bahasa Arab dari berbagai madrasah aliyah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam memahami dan menyusun instrumen evaluasi Ujian Madrasah yang sesuai dengan kisi-kisi dan capaian pembelajaran.
Hadir sebagai narasumber, Hasanuddin, S.Ag., M.A., yang menyampaikan materi secara komprehensif mulai dari pemetaan kompetensi, analisis indikator soal, hingga strategi penyusunan soal Ujian Madrasah Bahasa Arab yang berkualitas, valid, dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir peserta didik.
Salah satu peserta, Choir Rosyidi, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini memberikan penguatan yang sangat penting bagi guru Bahasa Arab. “Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait kisi-kisi Ujian Madrasah Bahasa Arab Tahun Ajaran 2025/2026, sehingga penyusunan soal dapat lebih terarah dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Mukrimudin, S.Ag., yang sekaligus sebagai Ketua MGMP Bahasa Arab MA DI Yogyakarta, menilai workshop ini membantu guru dalam menyamakan persepsi antarpendidik. “Workshop ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menyamakan pemahaman guru Bahasa Arab, khususnya dalam menerjemahkan kisi-kisi ujian ke dalam bentuk soal yang proporsional dan mengukur kompetensi siswa secara tepat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Adam Suryanugraha, S.Hum., M.Pd. Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan narasumber sangat aplikatif. “Materi yang disampaikan sangat sistematis dan mudah dipahami. Kami mendapatkan banyak masukan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam penyusunan soal Ujian Madrasah Bahasa Arab,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. mengapresiasi keikutsertaan para guru dalam kegiatan tersebut. Ia berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara optimal dalam proses pembelajaran dan evaluasi di madrasah. “Peningkatan kompetensi guru merupakan langkah strategis dalam menjaga mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas lulusan,” jelasnya.
Dengan mengikuti workshop ini, MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme guru serta mendukung terselenggaranya Ujian Madrasah Bahasa Arab Tahun Ajaran 2025/2026 yang bermutu dan berintegritas. Hal ini sesuai dengan tagline MAN 1 Bantul: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Produktif, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr).

