Stand Bazar Siswa Warnai Edufair MAN 1 Bantul 2026

Bantul (MAN 1 Bantul)-Kegiatan Edufair MAN 1 Bantul Tahun 2026 dilaksanakan dengan mengusung tema Explore Your Path pada hari Kamis (5/2/2026).  Edufair hadir sebagai ruang inspirasi bagi siswa untuk mengenal dunia perguruan tinggi, alumni, kewirausahaan dan karya seni. Kegiatan di awali agenda seremonial di masjid Raudlotul Muttaqin dengan rangkaian awal pembacaan asmaul husna dan sambutan-sambutan, Kepala madrasah, Kakan Kemenag Kabupaten Bantul, Kabid Dikmad Kanwil DIY. Bpk Sidik Pramono,M,Si. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen madrasah dalam menyiapkan peserta didik menghadapi masa depan melalui penguatan literasi pendidikan lanjutan, dunia kerja, serta kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman. Salah satu rangkaian yang menjadi daya tarik adalah stand bazar siswa yang turut mewarnai Edufair dengan suasana edukatif, kreatif, dan interaktif.

Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Mafrudah, S.Ag, M.Pd.I. menyampaikan bahwa penyelenggaraan bazar siswa merupakan bagian dari strategi pembelajaran kontekstual madrasah. “Melalui bazar siswa, kami mendorong peserta didik untuk belajar secara nyata, tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan nilai ekonomi, etika bisnis Islam, dan kerja sama sosial. Ini adalah pembelajaran hidup yang sangat penting bagi masa depan siswa,” ungkapnya. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan peserta didik.

Edufair MAN 1 Bantul 2026 dihadiri oleh 16 stand Perguruan Tinggi dan lembaga serta dirangkaikan dengan workshop kewirausahaan, sharing alumni dalam balutan tema Legacy of Excellence dari Almamater menuju Kampus Impian, dan pameran seni metanoia dalam bingkai Metanoia Exhibition. Ketua Panitia kegiatan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib. “Alhamdulillah, Edufair tahun ini berjalan sukses. Penataan lokasi sangat mendukung karena area kegiatan kondusif dan tidak panas terik, tertutup tenda, serta dilengkapi blower yang memadai sehingga peserta dan pengunjung merasa nyaman selama acara berlangsung,” jelasnya.

Dari sisi edukasi, kegiatan bazar memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam mengimplementasikan pembelajaran Ekonomi, Fikih, dan Sosiologi. Siswa mempraktikkan konsep produksi, distribusi, dan konsumsi, sekaligus menerapkan prinsip fikih muamalah seperti kejujuran, kehalalan produk, dan etika jual beli. Interaksi sosial antar siswa dan pengunjung juga menjadi sarana pembelajaran sosiologi yang menumbuhkan sikap komunikatif, kolaboratif, dan saling menghargai.

Kesan positif juga disampaikan oleh pengunjung dari sekolah dan madrasah lain yang hadir. Salah satu pengunjung menyampaikan, “Kegiatan Edufair MAN 1 Bantul  tertata dengan baik. Stand bazar siswanya menarik, tempatnya strategis dan nyaman karena tidak pengap, sehingga kami bisa berkeliling dengan leluasa. Kegiatannya inspiratif dan layak menjadi contoh bagi sekolah lain.” Dengan terselenggaranya Edufair MAN 1 Bantul 2026 secara lancar dan sukses, madrasah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran bermakna yang mengintegrasikan akademik, karakter, dan keterampilan abad ke-21 yang menjadi orientasi proses pembelajaran saat ini di madrasah. (Ipk)