Bantul, 2 Februari 2026 — Menjelang pelaksanaan kegiatan manasik haji yang akan digelar pada 3 Februari 2026 di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali, panitia MAN 1 Bantul melakukan berbagai persiapan teknis dan perlengkapan guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan khidmat.
Kegiatan manasik haji ini diikuti oleh 225 siswa kelas X (Fase E) MAN 1 Bantul sebagai bagian dari pembelajaran praktik pada mata pelajaran Fikih serta penguatan karakter spiritual peserta didik. Sejak H-1, panitia telah melakukan pengecekan akhir terkait perlengkapan, pembagian kelompok, serta koordinasi teknis keberangkatan.
Beberapa perlengkapan utama yang dipersiapkan antara lain kain ihram bagi siswa putra, tanda pengenal jamaah, buku panduan manasik, konsumsi, serta perlengkapan pendukung simulasi seperti miniatur Ka’bah dan lokasi sa’i yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara di lokasi. Panitia juga memastikan seluruh siswa memahami tata cara berpakaian ihram serta niat dan urutan rangkaian ibadah haji sebelum pelaksanaan praktik.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa persiapan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif. “Kami ingin memastikan anak-anak tidak sekadar mengikuti simulasi, tetapi benar-benar memahami makna setiap rangkaian ibadah haji, mulai dari ihram, wukuf, thawaf, sa’i, hingga tahallul,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan antusiasme siswa dalam menyambut kegiatan manasik ini.
“Manasik haji bukan sekadar praktik ibadah, tetapi juga proses pembentukan karakter. Di dalamnya ada nilai kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, dan ketundukan total kepada Allah SWT. Inilah wujud pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara akademik, tetapi juga menguatkan spiritualitas peserta didik,” tutur beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari tagline MAN 1 Bantul, “CADAS BERKELAS” yang merupakan akronim dari Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.
“Melalui manasik haji ini, kita ingin membentuk generasi yang CADAS BERKELAS — cerdas dalam memahami syariat, agamis dalam pengamalan, demokratis dalam kebersamaan, adaptif terhadap lingkungan, smart dalam bersikap, berkarakter kuat, cinta lingkungan, serta menjunjung tinggi nilai anti diskriminasi,” imbuhnya.
Dengan persiapan yang matang pada H-1 ini, diharapkan pelaksanaan manasik haji pada 3 Februari 2026 dapat berlangsung tertib, edukatif, dan penuh kekhidmatan, sehingga memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh siswa kelas X MAN 1 Bantul.(zm)

