Serunya Siswa FD 3 MAN 1 Bantul Belajar Multikultural Lewat Poster Kreatif

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana kelas FD 3 di MAN 1 Bantul pada Selasa (24/2/2026) tampak berbeda dari biasanya. Pada mata pelajaran Sosiologi, para siswa mengikuti pembelajaran materi multikultural dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, yaitu melalui pembuatan dan presentasi poster.

Kegiatan pembelajaran ini dibimbing langsung oleh guru mata pelajaran Sosiologi. Mardiana Rahmawati, S.Sos. yang mengemas materi secara inovatif agar siswa lebih mudah memahami konsep keberagaman dalam masyarakat. Beliau mengawali pembelajaran dengan diskusi interaktif mengenai makna multikulturalisme, pentingnya toleransi, serta sikap menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah diskusi pengantar, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan tema berbeda, seperti “Toleransi dalam Keberagaman”, “Indahnya Perbedaan Budaya”, “Anti Diskriminasi”, dan “Persatuan dalam Keberagaman”. Dengan penuh semangat, siswa mulai menuangkan ide-ide kreatif mereka ke dalam bentuk poster yang menarik, lengkap dengan ilustrasi warna-warni dan slogan inspiratif.

Di bawah arahan Mardiana Rahmawati S.Sos, siswa didorong untuk tidak hanya membuat poster yang indah secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang kuat dan relevan dengan realitas sosial di sekitar mereka. Suasana kelas pun menjadi semakin hidup. Ada yang sibuk menggambar, menulis kutipan, hingga berdiskusi menentukan pesan utama yang ingin disampaikan.

Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Mereka menjelaskan makna simbol, warna, dan pesan yang terkandung dalam poster. Mardiana Rahmawati S.Sos memberikan apresiasi sekaligus umpan balik membangun kepada setiap kelompok, sehingga siswa semakin percaya diri dan termotivasi untuk terus berkarya.

Sesi presentasi berlangsung interaktif karena kelompok lain turut memberikan tanggapan dan pertanyaan. Diskusi pun berkembang hingga membahas contoh nyata sikap multikultural dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pembelajaran inovatif tersebut. Menurut beliau, kegiatan ini sangat selaras dengan semangat tag line MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS: cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi.

“Melalui pembelajaran multikultural seperti ini, siswa dilatih menjadi pribadi yang cerdas dalam berpikir, agamis dalam bersikap, serta demokratis dalam menghargai perbedaan. Nilai anti diskriminasi tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Mafrudah.

Mafrudah juga menambahkan bahwa kegiatan berbasis proyek ini membentuk siswa yang adaptif dan smart dalam menghadapi realitas masyarakat yang beragam. “Inilah pendidikan berkarakter yang kita bangun di MAN 1 Bantul. Siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati sosial, cinta lingkungan, serta mampu hidup harmonis di tengah keberagaman,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep multikultural secara teori, tetapi juga belajar menginternalisasikan nilai toleransi, empati, dan saling menghargai. Pembelajaran berbasis proyek seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kerja sama antarsiswa.

Dengan metode pembelajaran yang inovatif, kelas FD 3 kembali membuktikan bahwa belajar tentang keberagaman bukan hanya sekadar memahami konsep, tetapi juga menanamkan nilai untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata, sejalan dengan komitmen MAN 1 Bantul dalam membentuk generasi CADAS BERKELAS. (mda)