Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas pelayanan publik, seluruh pegawai Tata Usaha (TU) MAN 1 Bantul mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) intensif pada hari ini (26/02/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat madrasah ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi serta memperkuat sinergi antarstaf dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Suasana rapat tampak serius namun penuh semangat kekeluargaan guna mencapai target kerja yang lebih terukur.
Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., hadir langsung memberikan pembinaan kepada seluruh staf. Beliau menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan keramahan dalam pelayanan atau excellent service. Beliau mengingatkan bahwa Tata Usaha adalah tulang punggung operasional madrasah, sehingga setiap personel dituntut untuk bekerja secara profesional dan responsif terhadap kebutuhan siswa maupun tenaga pendidik.

Fokus utama dalam rakor kali ini adalah penguraian tugas (tupoksi) secara mendetail kepada para pegawai yang memiliki julukan unik, yakni tim “DEWA 19”. Nama tersebut bukan sekadar julukan, melainkan representasi dari semangat kerja kolektif yang terdiri dari berbagai lini kompetensi. Setiap anggota tim menerima pembagian peran yang spesifik, mulai dari urusan kesiswaan, kepegawaian, keuangan, hingga pengelolaan sarana prasarana, agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.
Ibu Hj. Mafrudah menjelaskan bahwa strategi penguraian pekerjaan ini diharapkan mampu menciptakan alur kerja yang lebih sistematis. Dengan pembagian beban kerja yang merata dan jelas, tim DEWA 19 diharapkan dapat mengeksekusi setiap program madrasah dengan lebih lincah dan akurat. “Kekuatan tim bukan hanya pada kecerdasan individu, tapi pada bagaimana kita saling mengisi dalam harmoni kerja yang solid,” tegas beliau di sela-sela pembinaannya.
Rapat koordinasi ditutup dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk mewujudkan MAN 1 Bantul yang lebih unggul dalam tertib administrasi. Para pegawai menyambut positif arahan tersebut dan siap mengimplementasikan uraian tugas baru mereka dengan penuh tanggung jawab. Melalui pembinaan ini, diharapkan prestasi madrasah tidak hanya muncul dari sisi akademik, tetapi juga dari tata kelola perkantoran yang menjadi teladan bagi instansi lainnya. (gyt)

