Siraman Rohani Dhuha: Kepala MAN 1 Bantul Bakar Semangat Siswa Menuju Kesuksesan

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana pagi di Masjid MAN 1 Bantul terasa lebih khidmat dari biasanya. Usai menunaikan ibadah shalat dhuha berjamaah, ratusan siswa mendapatkan suntikan motivasi langsung dari  Bapak Muhlis staf bidang kesiwaan Man 1 Bantul pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan rutin ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan menjadi momentum bagi pihak Madrasah untuk membangun karakter dan mentalitas juara bagi para siswa.

Dalam arahannya,  Muhlis menekankan bahwa kecerdasan intelektual tidak akan berarti banyak tanpa didampingi oleh spiritualitas yang kuat. Beliau berpesan agar shalat dhuha tidak hanya dijadikan penggugur kewajiban, melainkan sebagai wadah untuk “mengetuk pintu langit”. “Kesuksesan itu jemputannya dua: ikhtiar di bumi dengan belajar, dan doa di langit dengan ibadah. Shalat dhuha adalah kunci pembuka pintu rezeki, termasuk rezeki ilmu dan kemudahan dalam ujian,” ujar Muhlis di hadapan para siswa. Muhlis memyampaikan tiga poin penting yang harus dimiliki siswa MAN 1 Bantul agar mampu bersaing di masa depan:

  1. Konsistensi (Istiqomah): Keberhasilan adalah hasil dari hal-hal kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
  2. Hormat kepada Guru dan Orang Tua: Beliau mengingatkan bahwa ridha Allah terletak pada rida orang tua dan guru yang mentransfer ilmu.
  3. Manajemen Waktu: Memanfaatkan waktu muda dengan kegiatan produktif dan mengurangi penggunaan gawai yang tidak perlu.

Motivasi tersebut disambut antusias oleh para siswa. Salah satu siswa kelas XII mengungkapkan bahwa ceramah singkat dari Pak Muhlis memberikan rasa tenang sekaligus semangat baru, terutama menjelang persiapan ujian akhir (AM) untuk siswa kelas XII dan seleksi masuk perguruan tinggi. D engan adanya kegiatan siraman rohani pasca-dhuha ini, MAN 1 Bantul berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan akhlakul karimah yang kokoh. (Lis)