BANTUL (MAN 1 Bantul) – Pendidikan karakter dan pemahaman keagamaan yang mendalam terus menjadi prioritas bagi siswa di MAN 1 Bantul. sSswa kelas X E1 mengikuti kegiatan Belajar Mengajar (KBM) keagamaan dengan topik yang sangat krusial bagi kehidupan sehari-hari, yakni tata cara bersuci atau Istinja’ Pada Senin (9/3/2026).
Pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas ini disampaikan langsung oleh Bapak Nur Cholis. Beliau memaparkan materi dengan menggunakan media papan tulis untuk menjelaskan dalil-dalil serta rukun-rukun dalam beristinja’ sesuai dengan syariat Islam. Para siswa nampak memperhatikan dengan saksama, sesekali mencatat poin-poin penting dalam buku literasi keagamaan mereka.
Dalam penyampaiannya, Bapak Nur Cholis menekankan bahwa pemahaman tentang istinja’ bukan sekadar urusan teknis kebersihan, melainkan syarat sahnya ibadah-ibadah lain seperti shalat. Beliau juga menjelaskan penggunaan media selain air untuk bersuci sebagai bentuk kemudahan dalam Islam.
“Materi ini sangat mendasar. Kami ingin memastikan siswa kelas X memiliki landasan fikih yang kuat sejak dini, sehingga praktik ibadah mereka sehari-hari benar-benar sempurna,” ujar Bapak Nur Cholis di sela-sela KBM.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi atas pelaksanaan KBM keagamaan yang aplikatif ini. Beliau menegaskan bahwa pemahaman fikih bersuci merupakan bagian integral dari pembentukan generasi yang CADAS BERKELAS.
“Mempelajari Istinja’ adalah langkah awal membentuk pribadi yang Agamis dan peduli terhadap kebersihan diri sebagai cerminan identitas madrasah yang CADAS BERKELAS,” ungkap Kepala Madrasah.
Melalui pembelajaran ini, MAN 1 Bantul berharap para siswa tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kebiasaan hidup bersih yang mencerminkan nilai-nilai islami. Pemahaman yang benar tentang thaharah diharapkan menjadi awal yang baik bagi siswa kelas X E1 untuk menjaga kualitas ibadah mereka di masa depan. (ska)

