BANTUL (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul resmi menyelenggarakan seleksi tahap kedua dalam rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) pada Senin (9/3/2026). Salah satu instrumen seleksi yang menjadi fokus utama dalam tahap ini adalah tes tahfidz atau hafalan Al-Qur’an untuk menjaring bibit unggul calon siswa.
Pelaksanaan tes berlangsung secara tatap muka dengan protokol yang tertib di ruang kelas yang telah disediakan. Setiap calon siswa diuji kemampuannya dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta kelancaran hafalannya di hadapan penguji profesional yang kompeten di bidangnya.
Proses seleksi tahap 2 ini bertujuan untuk memastikan kualitas calon peserta didik, khususnya mereka yang memiliki bakat dan prestasi di bidang keagamaan. Para peserta nampak serius dan penuh konsentrasi saat menyetorkan hafalan mereka demi mendapatkan kursi di madrasah unggulan ini.
“Tes tahfidz ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga standar mutu pendidikan di MAN 1 Bantul. Kami ingin siswa yang masuk melalui jalur JPTT benar-benar memiliki pondasi keagamaan yang kuat,” ungkap abdul qodir salah satu panitia seleksi di lokasi seleksi.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi atas kelancaran jalannya seleksi tahap 2 ini. Beliau menekankan bahwa tes tahfidz merupakan representasi nyata dari semangat madrasah yang CADAS BERKELAS.
“Seleksi PMBM JPTT melalui tes tahfidz ini adalah langkah awal kita dalam menyemai generasi CADAS BERKELAS yang unggul di bidang akademik sekaligus teguh secara spiritual,” tutur Kepala Madrasah
Melalui seleksi tahap 2 PMBM JPTT ini, MAN 1 Bantul berharap dapat menjaring peserta didik terbaik yang siap berkontribusi positif bagi madrasah dan masyarakat. Hasil seleksi ini nantinya akan menjadi langkah awal bagi para calon siswa untuk bertumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berintegritas. (ska)

