Bantul (MAN 1 Bantul) – Kegiatan Pesantren Ramadan MAN 1 Bantul tahun 2026 kembali terlaksana dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa religius. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu pada Selasa-Rabu (10–11/3/2026) untuk siswa putri dan Rabu-kamis (11–12/3/2026) untuk siswa putra. Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan seperti kajian, tadarus Al-Qur’an, hingga pembinaan karakter dilaksanakan untuk memperkuat nilai spiritual dan akhlak peserta didik selama bulan suci Ramadan.
Di balik kelancaran kegiatan tersebut, terdapat kerja keras panitia dari berbagai bidang, salah satunya tim konsumsi yang memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan makan dan minum peserta serta guru pendamping terpenuhi dengan baik, baik saat berbuka puasa maupun sahur.
Tim konsumsi Pesantren Ramadan MAN 1 Bantul tahun ini terdiri dari Ani Mufathonah, Agustin Budihayati Putri, S.Pd, Toni Poerwanti, S.Pd., M.Pd, dan Lina Mutiasih, M.Pd. Keempat anggota tim ini bekerja secara kompak sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka melakukan koordinasi terkait menu, jumlah porsi, distribusi makanan, hingga memastikan makanan dapat diterima oleh seluruh peserta dengan tepat waktu.
Untuk menu berbuka puasa, panitia memanfaatkan program MBG (Makan Bergizi Gratis) sehingga siswa mendapatkan hidangan yang sehat, bergizi, dan cukup untuk memulihkan energi setelah mengikuti berbagai aktivitas pesantren Ramadan sepanjang hari. Sementara itu, untuk menu sahur, panitia menyediakan nasi box yang praktis namun tetap memenuhi kebutuhan gizi peserta.
Persiapan konsumsi tidak hanya dilakukan menjelang waktu berbuka, tetapi juga berlanjut hingga dini hari untuk memastikan sahur dapat terlaksana dengan baik. Hal ini tentu membutuhkan kerja sama, kedisiplinan, serta semangat pengabdian dari tim konsumsi agar seluruh peserta dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman selama kegiatan berlangsung.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S. Ag, M.Pd. I., menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh panitia, khususnya tim konsumsi yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Tim konsumsi memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan seperti Pesantren Ramadan. Mereka bekerja di balik layar, tetapi kontribusinya sangat besar. Dengan pelayanan konsumsi yang baik, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh semangat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mafrudah juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan Pesantren Ramadan ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas MAN 1 Bantul. Kerja sama yang baik antar guru dan panitia menunjukkan komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.
Semangat kerja tim yang ditunjukkan oleh panitia konsumsi juga sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yaitu “Cadas Berkelas.”
Tagline tersebut mencerminkan karakter madrasah yang kuat, tangguh, dan berkualitas, baik dalam prestasi akademik maupun dalam pelayanan pendidikan. Kata “cadas” menggambarkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah warga madrasah dalam menjalankan setiap kegiatan, sedangkan “berkelas”menunjukkan profesionalitas, kualitas, serta nilai-nilai karakter yang selalu dijunjung tinggi.
Melalui kerja sama yang solid, pelayanan yang maksimal, serta semangat gotong royong dari seluruh panitia, kegiatan Pesantren Ramadan MAN 1 Bantul tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman spiritual yang bermakna bagi para peserta didik.
Pesantren Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter religius, kedisiplinan, serta kebersamaan yang semakin memperkuat identitas MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang Cadas Berkelas.(agoes)

