BANTUL (MAN 1 Bantul) — Memasuki minggu pertama bulan Maret, gelombang ujian praktik mulai dilaksanakan di MAN 1 Bantul. Giliran siswa kelas X E3 yang maju menempuh ujian praktik keagamaan Pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini merupakan tahap evaluasi setelah para siswa menjalani rangkaian Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) keagamaan yang intensif selama bulan Ramadan.
Bertempat di ruang kelas, para siswa dipanggil satu per satu untuk menunjukkan kecakapan mereka di hadapan guru penguji. Materi ujian meliputi aspek-aspek krusial ibadah harian, seperti tata cara bersuci (wudhu dan tayamum), ketepatan gerakan serta bacaan salat, hingga hafalan doa-doa pendek.
Pelaksanaan ujian praktik ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya memahami teori keagamaan secara kognitif, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan benar dan tertib sesuai syariat. Suasana ujian berlangsung khidmat, di mana guru penguji memberikan arahan serta koreksi langsung terhadap praktik yang dilakukan siswa.
“Ujian praktik ini sangat penting bagi kami. Ini menjadi pengingat apakah ibadah yang kami lakukan setiap hari sudah sempurna gerakannya atau masih ada yang perlu diperbaiki,” ujar sharliz salah satu siswi kelas X E3 usai menyelesaikan sesi ujiannya.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi atas keseriusan siswa kelas X E3 dalam menempuh ujian ini. Beliau menegaskan bahwa penguasaan praktik keagamaan adalah inti dari pembentukan profil lulusan yang CADAS BERKELAS.
“Keberanian siswa maju ujian praktik adalah bukti mereka memiliki mentalitas yang Cerdas dan Agamis, selaras dengan semangat CADAS BERKELAS yang kita usung,” tutur Kepala Madrasah.
Dengan terlaksananya ujian praktik ini, MAN 1 Bantul berharap para siswa semakin percaya diri dalam menjalankan ibadah harian mereka. Hasil dari ujian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan keagamaan bagi seluruh peserta didik. (ska)

