MAN 1 Bantul Peringati Nuzulul Quran, Tutup Rangkaian Semarak Ramadan 1447 H

Bantul — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul menggelar peringatan Nuzulul Quran sebagai penutup rangkaian kegiatan Semarak Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan suasana khidmat dan penuh makna.

Peringatan Nuzulul Quran ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat nilai-nilai religius di kalangan peserta didik, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa MAN 1 Bantul, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak madrasah serta penyampaian tausiyah keagamaan.

Dalam sambutannya, kepala madrasah ibu Mafrudah menyampaikan bahwa momentum Nuzulul Quran merupakan kesempatan bagi seluruh warga madrasah untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya melalui kegiatan membaca, tetapi juga memahami serta mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.

“Peringatan Nuzulul Quran ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat bagi para siswa untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyah yang disampaikan oleh ustadzah Musyafa’ah kepada para siswa, dijelaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

Peringatan Nuzulul Quran ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kegiatan Semarak Ramadan 1447 H yang telah diselenggarakan oleh MAN 1 Bantul selama bulan suci Ramadan. Sebelumnya, berbagai kegiatan keagamaan telah dilaksanakan, di antaranya tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, serta kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, MAN 1 Bantul berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi. (Mia)