Bantul – Kegiatan Pesantren Ramadhan Putri MAN 1 Bantul yang berlangsung pada 10–11 Maret 2026 tidak hanya diisi dengan kajian Fikih Wanita, tetapi juga dimeriahkan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan setelah sesi ngaji malam.
Usai mengikuti kajian malam yang sarat makna, para siswi kelas X dan XI MAN 1 Bantul melanjutkan kegiatan dengan tadarus Al-Qur’an secara berkelompok. Suasana masjid Raudhotul Muttaqin yang digunakan tampak dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca dengan penuh kekhusyukan.
Kegiatan tadarus ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi para peserta. Selain melatih kelancaran membaca Al-Qur’an, tadarus juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci serta memperkuat ikatan spiritual di bulan Ramadhan.
Para peserta terlihat saling menyimak bacaan teman-temannya, sekaligus memperbaiki tajwid dan makhraj secara bersama-sama. Pendampingan dari panitia dan guru turut membantu memastikan bacaan Al-Qur’an para siswi semakin baik dan benar.
Salah satu panitia kegiatan menyampaikan bahwa tadarus malam ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga bagian dari upaya membangun kebiasaan baik bagi para siswi.
“Kami ingin menanamkan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Melalui tadarus ini, diharapkan para siswi dapat membiasakan diri membaca dan memahami Al-Qur’an, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Suasana malam yang tenang semakin menambah kekhidmatan kegiatan. Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang menggema menciptakan nuansa religius yang mendalam, menjadikan momen tadarus sebagai pengalaman spiritual yang tak terlupakan bagi para peserta.
Dengan adanya kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, Pesantren Ramadhan Putri MAN 1 Bantul tidak hanya menekankan aspek pemahaman fikih, tetapi juga memperkuat interaksi langsung para siswi dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.(zm)

