Imantaru Ajak Warga MAN 1 Bantul Hormati Para Tetua

Bantul (MAN 1 Bantul)– Keluarga besar MAN 1 Bantul kembali mendapatkan penguatan nilai-nilai adab dan penghormatan kepada sesama dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal, Senin (30/3/2026). Kali ini, pesan tersebut disampaikan oleh Drs. Tohari Suyuti selaku Wakil Ketua Imantaru (Ikatan Mantan Guru dan GTK MAN 1 Bantul).
Dalam penyampaiannya, Tohari Suyuti mengajak seluruh warga madrasah untuk senantiasa menghormati para tetua dan menyapa para pendahulu yang telah berjasa dalam membangun MAN 1 Bantul. Menurutnya, sikap hormat kepada yang lebih tua merupakan bagian penting dari akhlak mulia yang harus terus dijaga.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa seseorang tidak termasuk golongan beliau apabila tidak menyayangi yang lebih muda, tidak menghormati yang lebih tua, serta tidak menghargai hak orang yang berilmu. Pesan tersebut, menurutnya, menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan yang harmonis di lingkungan madrasah.
Tohari Suyuti menjelaskan bahwa makna hormat dan sayang tidak hanya dilihat dari faktor usia, tetapi juga dari sisi ilmu, pengalaman, serta kedudukan seseorang. “Menghormati yang lebih tua bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk pengakuan atas pengalaman dan amal saleh yang telah mereka jalani,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan kewajiban generasi muda untuk menghormati yang lebih tua, karena mereka memiliki pengalaman hidup dan kontribusi yang lebih panjang. Sebaliknya, generasi yang lebih tua juga memiliki kewajiban untuk menyayangi yang lebih muda, membimbing, dan memberikan teladan yang baik.
Sebagai bentuk implementasi, ia mencontohkan beberapa sikap sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan santun kepada orang tua, menghargai guru dan ulama, serta menyayangi adik atau sesama yang lebih muda.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S. Ag., M. Pd. I., menyambut baik pesan yang disampaikan oleh Imantaru tersebut. Ia berharap nilai-nilai penghormatan dan kasih sayang antar generasi dapat terus hidup dan menjadi budaya di lingkungan madrasah.
Salah satu guru Sejarah, Alfrida Restu Suhesti, S.Sej. juga menyampaikan bahwa kehadiran para purna tugas dalam kegiatan Halal Bihalal menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan baik lintas generasi. “Mereka adalah bagian dari sejarah madrasah yang harus kita hormati dan teladani,” ungkapnya.
Sementara itu, guru SKI MAN 1 Bantul, Dwi Astuti, S. Pd., mengaku termotivasi untuk lebih memperhatikan sikap kepada guru dan orang yang lebih tua. “Kami jadi lebih paham pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui pesan dari Imantaru ini, diharapkan seluruh warga MAN 1 Bantul mampu menumbuhkan budaya saling menghormati dan menyayangi, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang penuh adab, harmonis, dan berkah. Hal ini sejalan dengan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)