Kepala Kemenag Bantul Ajak Warga MAN 1 Bantul Perkokoh Ukhuwah Islamiyah

Bantul (MAN 1 Bantul)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Muntolib, S. Ag., M. S. I., mengajak seluruh warga MAN 1 Bantul untuk terus memperkokoh ukhuwah Islamiyah dalam momentum Halal Bihalal keluarga besar madrasah yang digelar pada Senin (30/3/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta para siswa di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Bantul menegaskan bahwa ukhuwah Islamiyah merupakan persaudaraan sesama Muslim yang dilandasi oleh kesamaan akidah, melampaui sekat-sekat latar belakang maupun ikatan darah. Ia mengibaratkan ukhuwah seperti satu tubuh yang saling menguatkan; ketika satu bagian merasakan sakit, bagian lain turut merasakan dan memberikan dukungan. “Ukhuwah Islamiyah bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap nyata sehari-hari. Kita harus saling menguatkan, saling menjaga, dan menjauhi sikap-sikap yang dapat merusak persaudaraan, seperti prasangka buruk, perpecahan, maupun merendahkan sesama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan empat prinsip utama dalam membangun dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Pertama, ta’aruf (saling mengenal), yaitu upaya memahami latar belakang, karakter, dan cara pandang satu sama lain. Kedua, tafahum (saling memahami), yakni kesediaan untuk menerima kelebihan dan kekurangan sesama dengan lapang dada. Ketiga, ta’awun (saling menolong), yang diwujudkan melalui kerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan. Keempat, takaful (saling menjamin dan melengkapi), yaitu rasa sepenanggungan yang mendorong kepedulian sosial antar sesama.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S. Ag., M. Pd.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pesan yang disampaikan. Ia berharap nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan madrasah, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan.
Salah satu guru MAN 1 Bantul, M. Kamdani, S. Pd. juga mengungkapkan bahwa momentum Halal Bihalal menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antarwarga madrasah setelah menjalani ibadah Ramadan. “Ini menjadi kesempatan untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Senada dengan itu, seorang Tenaga Pendidikan, Sapto Harjono menyatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya menjaga persaudaraan. “Kami jadi lebih sadar bahwa kebersamaan dan saling menghargai itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga MAN 1 Bantul mampu menginternalisasi nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dalam setiap aspek kehidupan, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)