Jejak yang Tak Usai: Silaturahmi Hangat Kelompok RFQ Al Barokah MAN 1 Bantul Pasca Idul Fitri 1447 H

Bantul (MAN 1 Bantul) – Jejak pengabdian itu mungkin telah usai, namun kisahnya tidak benar-benar berakhir. Kelompok RFQ Mushola Al Barokah dari MAN 1 Bantul kembali menapaki kenangan melalui sebuah silaturahmi hangat pasca Idul Fitri 1447 H.

Kelompok yang beranggotakan Ilham Tilal Atsal (XI FD 2), Muhammad Syafa Najif (XI FD 2), Rizquna Maulidia (XI FD 1), Hilza Nur Aulia (XI FD 1), dan Syahida Izzatul Jannah (XI FD 1) ini sebelumnya telah berpamitan untuk tidak lagi mengajar ngaji di Mushola Al Barokah. Namun, kepergian itu bukanlah akhir dari segalanya. Ada ikatan yang tetap tinggal terjaga dalam ingatan dan rasa.

Dalam suasana penuh kehangatan, mereka berkunjung ke rumah pengurus takmir Mushola Al Barokah. Tawa kecil, sapa yang akrab, serta cerita yang kembali diulang menjadi bukti bahwa hubungan yang pernah terjalin tidak lekang oleh waktu. Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk rasa terima kasih dan penghormatan atas perjalanan yang pernah mereka lalui bersama.

Kepala madrasah MAN 1 Bantul turut memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan para siswa tersebut.
Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan, “Silaturahmi adalah nilai yang harus terus dijaga. Apa yang dilakukan oleh kelompok RFQ ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti pada sebuah kegiatan, tetapi berlanjut dalam hubungan baik yang tetap terjaga. Hal ini merupakan perwujudan tagline Cadas Berkelas MAN 1 Bantul.”

Sementara itu, Ilham Tilal Atsal mengungkapkan bahwa Mushola Al Barokah memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan mereka.
“Walaupun kami sudah tidak mengajar lagi, Mushola Al Barokah tetap menjadi bagian dari cerita kami. Silaturahmi ini adalah cara kami untuk tetap terhubung dengan kenangan dan orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan itu,” ujarnya.

Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa tidak semua perpisahan benar-benar memutuskan. Ada yang tetap hidup dalam bentuk lain—dalam doa, kenangan, dan langkah kecil untuk kembali menyapa. Jejak itu mungkin tak lagi terlihat, tetapi hangatnya masih terasa.