Wujudkan Inovasi Herbal, Murid MAN 1 Bantul Lolos Jurusan Pengobatan Tradisional Indonesia UNY

Bantul (MAN 1 Bantul) – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kekayaan alam Indonesia membawa Chandra Nurul Aini menuju gerbang Perguruan Tinggi Negeri. Murid kelas XII MAN 1 Bantul ini berhasil dinyatakan lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Selasa (31/3/26) di jurusan Pengobatan Tradisional Indonesia (D4) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Gadis yang akrab disapa Candra ini memiliki alasan yang sangat kuat dalam memilih jurusannya. Berawal dari pengamatan pribadinya di lingkungan sekitar, ia merasa prihatin melihat banyak orang yang harus bergantung pada konsumsi obat-obatan kimia secara terus-menerus dalam jangka panjang. Hal tersebut memicu semangatnya untuk mempelajari potensi tanaman herbal yang ada di Indonesia.

Candra memiliki cita-cita mulia untuk menemukan inovasi obat herbal yang lebih aman bagi tubuh namun tetap sejalan dengan saran medis dokter. Ia ingin mengenalkan cara hidup sehat yang lebih alami kepada masyarakat agar tidak hanya terpaku pada bahan-bahan kimia. Baginya, mendalami pengobatan tradisional adalah langkah konkret untuk melestarikan kekayaan bangsa sekaligus memberikan solusi kesehatan bagi banyak orang.

Perjuangan Candra untuk sampai di titik ini pun tidaklah mudah. Ia menceritakan pengalamannya yang cukup mendebarkan saat proses daftar ulang. Setelah dinyatakan lolos, ia sempat merasa bingung hingga harus mencari informasi secara mandiri melalui media sosial dan menghubungi kakak tingkat untuk bisa bergabung dalam grup diskusi mahasiswa baru.

Proses administrasi pun menjadi tantangan tersendiri bagi remaja kelahiran 9 April 2008 ini. Ia sempat terkendala oleh sistem situs web yang sering mengalami error saat pendaftaran ulang, bahkan hampir kehabisan waktu sebelum akhirnya berhasil terkirim. Tak berhenti di situ, ia juga harus disibukkan dengan urusan dokumen ke berbagai instansi serta persiapan pemeriksaan kesehatan di kampus.

Meski merasa lelah dengan padatnya jadwal pengurusan berkas, warga Kaligondang ini mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa lolos di jalur prestasi ini. Keberhasilan Candra membuktikan bahwa kepekaan terhadap isu di sekitar dan niat yang tulus dapat menjadi motivasi kuat untuk meraih kursi di universitas impian. Walaupun kini ia fokus pada dunia kesehatan, sisi kreatif Candra sebagai sosok yang menyukai seni tari tetap menjadi bagian dari karakter unik yang ia miliki. (azm)