Gelar Sosialisasi di SMPN 1 Jetis, Stand PMB MAN 1 Bantul Diserbu Ratusan Siswa

Bantul (MAN 1 Bantul) – Semangat para siswa SMP Negeri 1 Jetis tampak meluap saat mengunjungi stan Penerimaan Peserta Didik Baru (PMB) MAN 1 Bantul dalam ajang sosialisasi pendidikan yang digelar pada Rabu pagi. Sejak stan dibuka, antrean panjang terlihat dari para siswa kelas IX yang antusias menggali informasi mengenai keunggulan madrasah tersebut. Banyaknya pilihan program keterampilan dan prestasi non-akademik menjadi daya tarik utama yang membuat stan MAN 1 Bantul menjadi salah satu titik paling ramai dalam kegiatan tersebut (01/04/2026).

Tim sosialisasi MAN 1 Bantul dengan sigap menyambut para siswa dengan berbagai brosur informatif serta demonstrasi hasil karya siswa madrasah. Tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai kurikulum, para siswa juga disuguhkan informasi mengenai berbagai ekstrakurikuler unggulan yang telah meraih banyak penghargaan di tingkat kabupaten maupun provinsi. Suasana interaktif ini membuat para siswa semakin mantap mempertimbangkan MAN 1 Bantul sebagai pelabuhan pendidikan mereka selanjutnya setelah lulus dari bangku SMP.

Ketertarikan siswa tidak lepas dari citra MAN 1 Bantul yang dikenal mampu menyeimbangkan ilmu agama dan pengetahuan umum secara harmonis. Beberapa siswa mengaku tertarik mendaftar karena ingin mendalami program tahfiz sekaligus tetap bisa mengasah bakat di bidang seni dan olahraga. “Saya melihat banyak kakak kelas yang sukses di sana, makanya saya sangat penasaran dengan cara pendaftarannya hari ini,” ujar salah satu siswa SMPN 1 Jetis di sela-sela kunjungannya ke stan.

Kepala SMP Negeri 1 Jetis, Mohammad Wantoro, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran tim dari MAN 1 Bantul. Beliau menilai langkah jemput bola ini sangat efektif dalam membuka wawasan para siswa mengenai pilihan sekolah lanjutan.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran tim MAN 1 Bantul di sekolah kami. Antusiasme siswa kami membuktikan bahwa MAN 1 Bantul memiliki daya tarik yang luar biasa. Saya berharap melalui sosialisasi ini, anak-anak kami mendapatkan gambaran yang jelas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkualitas, khususnya bagi mereka yang ingin mendapatkan bekal karakter yang kuat,” ungkap Mohammad Wantoro. (gyt)