Bantul (MAN 1 Bantul) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi Madrasah Aliyah (MA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta kembali digelar pada Selasa (7/04/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini bertempat di Bakmi Jowo Masjoyo dan dihadiri oleh para guru Sosiologi MA DIY, termasuk guru yang telah purna tugas.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarpendidik lintas generasi. Kehadiran para guru purna memberikan nuansa tersendiri dengan menghadirkan pengalaman dan kenangan berharga selama mengabdi di dunia pendidikan.
Kegiatan MGMP kali ini diisi oleh Pak Hatta, seorang guru Sosiologi yang telah purna tugas. Dalam penyampaian materinya yang bertema “Makna Silaturahmi”, beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial sebagai bagian dari nilai kehidupan bermasyarakat. Silaturahmi tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial serta membawa keberkahan dalam kehidupan.
“Silaturahmi adalah praktik nyata dari nilai sosial yang selama ini kita ajarkan di kelas. Ini menjadi contoh konkret bagaimana teori sosiologi hidup dalam keseharian kita,” ungkapnya dalam penyampaian materi.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pengalaman serta pandangan yang dibagikan oleh para guru, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas.
Sebagai penutup, kegiatan MGMP dilanjutkan dengan acara syawalan, tradisi pasca-Idulfitri yang sarat dengan nilai saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Suasana hangat dan penuh keakraban semakin memperkuat ikatan emosional antar peserta.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan MGMP seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan profesionalitas guru, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan berbagi pengalaman lintas generasi. Nilai-nilai kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga dalam dunia pendidikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MGMP Sosiologi MA DIY tidak hanya menjadi wadah pengembangan profesional, tetapi juga ruang sosial yang memperkuat nilai kebersamaan dan kolaborasi antar pendidik. Hal ini sejalan dengan semangat madrasah CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi). (nv)

