Bantul (MAN 1 Bantul)— Guru kimia dari MAN 1 Bantul, Siti Nuroniyah, S.Pd., M.Pd., mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia tingkat Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MAN 2 Bantul. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan profesional guru sekaligus ajang berbagi praktik baik dalam pembelajaran kimia.
MGMP kali ini menghadirkan narasumber istimewa, yaitu Antuni Wiyarsi, Guru Besar (Profesor) pertama dalam bidang Pendidikan Kimia di Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam pemaparannya, beliau mengangkat tema “Resiliensi Akademik” yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa resiliensi akademik merupakan kemampuan siswa untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dalam menghadapi kesulitan belajar. Guru memiliki peran penting dalam membangun hal ini melalui pembelajaran yang suportif, inovatif, dan berpusat pada siswa.
Peserta MGMP tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif, yang juga diisi dengan diskusi dan refleksi pengalaman mengajar. Kegiatan ini menjadi sarana bertukar ide untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia di kelas.
Kepala Madrasah MAN 1 Bantul Hj. Mafrudah S.Ag, M.Pd.I mengapresiasi keikutsertaan guru dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa materi resiliensi akademik sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga ketahanan mental siswa. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di kelas dan dibagikan kepada guru lain.
Keikutsertaan guru MAN 1 Bantul dalam kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta kesiapan siswa menghadapi tantangan belajar di era modern. (Nia)

