Getaran Doa Mustajab: Warga MAN 1 Bantul Aminkan Doa Guru Sepulang Umrah

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana religius yang kental menyelimuti Masjid Raudlatul Muttaqin MAN 1 Bantul pada Jumat pagi (10/4/2026). Rutinitas istighotsah yang digelar setiap Jumat kali ini terasa jauh lebih khidmat dan emosional bagi seluruh warga madrasah.
Berbeda dari biasanya, sosok yang memimpin doa di hadapan ratusan jamaah adalah Kartika Nur Oktaviani, S. Si., M. Pd., guru Matematika MAN 1 Bantul yang baru saja kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Suara lantang Kartika Nur Oktaviani saat memanjatkan doa disambut dengan seruan “Aamiin” yang bergemuruh dari para guru, tenaga kependidikan, serta siswa.
Keyakinan akan keberkahan doa sepulang umrah menjadi alasan kekhusyukan ini. Dalam tradisi Islam, jamaah yang baru pulang ibadah haji atau umrah diyakini masih dalam keadaan suci dari dosa dan doanya bersifat mustajab (dikabulkan) hingga 40 hari setelah kepulangan.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak di lingkungan MAN 1 Bantul. Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd. menyampaikan sambutannya, “Kami sengaja meminta Bu Kartika untuk memimpin doa pagi ini. Selain sebagai bentuk syukur, kami ingin menjemput keberkahan dari Tanah Suci melalui lisan beliau. Harapannya, doa-doa yang dipanjatkan membawa kebaikan, prestasi, dan ketenangan bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul.”
Sementara itu, Kartika Nur Oktaviani, S.Si., M.Pd. selaku Guru Pemanjat Doa dengan terbata-bata berujar, “Rasanya sangat terharu bisa berbagi energi positif dari Makkah dan Madinah kepada rekan sejawat dan anak-anak didik. Saya mendoakan agar semua warga madrasah diberikan kesehatan dan kesempatan untuk menyusul ke Baitullah. Melihat mereka mengamini dengan tulus, saya sampai merinding.”
Siswa Kelas XII FL 5, Mohamad Dzulfqar Said, juga ikut memberikan tanggapannya, “Jumat ini suasananya beda sekali. Lebih merinding pas mengaminkan doa tadi. Kami percaya doa orang yang baru pulang umrah itu makbul, jadi saya tadi benar-benar serius meminta dalam hati agar keinginan saya untuk melanjutkan pendidikan di PTN nanti dikabulkan.”
Acara ditutup dengan bersalam-salaman (mushafahah) antara para siswa dengan guru, mempererat tali silaturahmi sekaligus merayakan kepulangan sang guru dengan penuh keberkahan. Semoga doa-doa yang dipanjatkan di hari Jumat berkah ini membawa perubahan positif bagi kemajuan MAN 1 Bantul. Program ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS “Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.” (chr).