BANTUL (MAN 1 Bantul)– Semangat kekeluargaan dan solidaritas tinggi ditunjukkan oleh seluruh warga MAN 1 Bantul. Puluhan guru dan tenaga kependidikan berduyun-duyun datang bertakziyah ke kediaman salah satu guru Bimbingan Konseling (BK), Ibu Tri Yuliasih, S. Pd., Jumat (10/4/2026) di Jragan II, Poncosari, Srandakan, Bantul.
Takziyah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan simpati atas berpulangnya ayahanda tercinta dari Ibu Tri Yuliasih, almarhum Bapak Tukijan Widya Hartono. Kehadiran rombongan besar ini membuktikan bahwa di lingkungan MAN 1 Bantul, hubungan antarpegawai bukan sekadar rekan kerja profesional, melainkan ikatan keluarga yang saling menguatkan dalam suka maupun duka.
Kegiatan takziyah diisi dengan doa bersama dan penyampaian pesan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Hal ini mencerminkan budaya organisasi yang humanis di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa duka mendalamnya, “Kami keluarga besar MAN 1 Bantul turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ayahanda Ibu Tri Yuliasih. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral. Kami ingin memastikan bahwa dalam masa sulit seperti ini, tidak ada anggota keluarga besar madrasah yang merasa sendirian. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan.”
Senada dengan hal tersebut, salah satu perwakilan guru, yang juga sebagai Staf Humas, Etik RAhmawati, S.Pd. menambahkan, “Ibu Tri adalah sosok yang selalu peduli pada siswa dan rekan sejawat. Maka, sudah sewajarnya kami semua hadir di sini untuk memberikan semangat. Solidaritas ini adalah energi kami untuk tetap solid, baik di dalam kelas maupun dalam kehidupan sosial.”
Tak ketinggalan, salah satu tenaga kependidikan, Surajiman, juga merasakan kehilangan yang sama. “Meski cuaca dan jarak cukup menantang, kami tetap berupaya hadir. Kebersamaan seperti ini sudah menjadi tradisi di MAN 1 Bantul. Kami merasa satu rasa; jika ada satu yang berduka, semua ikut merasakan.” tandasnya.
Aksi takziyah massal ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan implementasi nyata dari pendidikan karakter yang diajarkan di madrasah. Dengan menjunjung tinggi nilai kepedulian, MAN 1 Bantul berharap atmosfer kerja yang harmonis dapat terus terjaga, sehingga berdampak positif pada semangat pengabdian dalam mendidik generasi bangsa. Hal ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS “Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.” (chr).

