Bantul (MAN 1 Bantul) — Siswa jurusan Tata Busana MAN 1 Bantul melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) sebagai bagian dari pembelajaran berbasis keterampilan. Kegiatan ini berlangsung selama hampir tiga bulan, dimulai pada 6 April 2026 hingga 4 Juli 2026.
Koordinator Tata Busana, Sururin Khoiroh, S.Pd., menjelaskan bahwa sebanyak 28 siswa kelas XI yang mengambil keterampilan tata busana mengikuti program ini. Para siswa ditempatkan di 10 tempat usaha busana, baik modiste maupun konveksi yang tersebar di wilayah Bantul dan sekitarnya.
“Setiap tempat usaha diisi oleh 2 hingga 4 siswa, disesuaikan dengan besar kecilnya usaha yang dijalankan,” jelasnya.
Selama pelaksanaan Prakerin, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga tetap memperoleh pendampingan. Mereka diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dengan guru pembimbing lapangan serta koordinator tata busana, sehingga kendala yang dihadapi selama praktik dapat segera diatasi.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, serta memahami dunia kerja secara nyata, khususnya di bidang industri busana. Selain itu, Prakerin juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan teknis maupun soft skills yang sangat dibutuhkan di dunia industri.
Sururin Khoiroh menambahkan bahwa program ini memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan siswa. “Harapannya, melalui Praktek Kerja Industri ini, wawasan siswa semakin terbuka. Bagi mereka yang setelah lulus belum melanjutkan ke perguruan tinggi, diharapkan sudah siap untuk langsung terjun ke dunia industri,” ungkapnya.
Program Prakerin ini dilaksanakan khusus bagi siswa kelas XI yang mengambil program keterampilan, sebagai upaya nyata MAN 1 Bantul dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. (R2N)

