BANTUL (MAN 1 Bantul)– Lingkungan yang bersih merupakan fondasi utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Menyadari hal tersebut, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul kembali melakukan gebrakan dengan menggelar kegiatan “Bersih Kelas Serentak” pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan ini dimulai pada jam pelajaran kedua, tepat setelah seluruh civitas akademika menunaikan ibadah sholat dhuha di Masjid Raudlatul-Muttaqin. Gerakan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan upaya konkret menanamkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan sejak dini.
Suasana madrasah tampak berbeda pagi ini. Ruang-ruang kelas yang biasanya riuh dengan diskusi pelajaran, berganti dengan kesibukan siswa yang bahu-membahu menyapu, mengepel, mengelap kaca, hingga menata ulang meja dan kursi. Para guru pun tak segan turun tangan mendampingi dan memberikan arahan kepada siswa.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S. Ag., M. Pd. I., dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah investasi karakter bagi para siswa. “Budaya bersih harus dimulai dari lingkungan terkecil kita, yaitu kelas. Kami ingin siswa memahami bahwa kenyamanan untuk konsentrasi belajar tidak datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari kerjasama dan rasa memiliki terhadap madrasah. Ini adalah cara kami mendidik mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Salah satu guru pendamping, Mukhlis, S. Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara guru dan murid di luar jam formal pelajaran. “Saat membersihkan kelas bersama, ada nilai kerjasama yang terbangun secara alami. Kami melihat siswa saling berbagi tugas tanpa harus disuruh berkali-kali. Itu adalah keberhasilan pendidikan karakter,” ungkapnya.
Sementara itu, Fathurrohim, siswa kelas XI FD 1, mengaku senang dengan adanya agenda rutin ini. Menurutnya, kondisi kelas yang bersih sangat memengaruhi mood belajarnya sepanjang hari. “Kalau kelas bersih dan wangi, rasanya lebih semangat dan fokus belajarnya. Awalnya mungkin terasa capek, tapi pas lihat hasilnya rapi, ada kepuasan tersendiri. Apalagi dikerjakan bareng teman-teman, jadi terasa ringan,” kata Fathur sambil merapikan rak buku di pojok kelas.
Melalui gerakan ini, MAN 1 Bantul berharap budaya hidup bersih tidak hanya berhenti di lingkungan madrasah, tetapi juga dipraktikkan oleh para siswa di rumah dan masyarakat. Dengan lingkungan yang sehat, diharapkan prestasi akademik dan non-akademik siswa dapat terus meningkat seiring dengan kenyamanan fasilitas yang terjaga dengan baik. Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: “CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.” (Chr).

