Kulon Progo (MAN 1 Bantul) – Koordinator Literasi MAN 1 Bantul, Siti Maryam, S.Pd. mengikuti kegiatan launching buku antologi puisi Aksara Cinta Ramadan yang diselenggarakan di MAN 2 Kulon Progo dalam rangkaian Workshop Penulisan Festival Literasi Tahun 2026, Kamis (23/4/2026). Kegiatan berlangsung pada sesi pagi pukul 08.00–11.00 WIB dan dihadiri pegiat literasi, guru, serta peserta dari lingkungan Kementerian Agama DIY.
Buku Aksara Cinta Ramadan merupakan antologi puisi hasil kolaborasi siswa, guru, dan pegiat literasi, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Antologi tersebut memuat puisi-puisi bertema refleksi spiritual, nilai-nilai keislaman, serta ungkapan cinta terhadap bulan suci Ramadan. Menariknya, buku ini juga melibatkan Menteri Agama Republik Indonesia dalam penulisan karya bersama.
Kegiatan launching diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa literasi bukan sekadar aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga ruang membangun karakter, spiritualitas, dan budaya berpikir kritis di lingkungan pendidikan.
Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi terhadap semangat literasi yang terus berkembang di madrasah. Ia menegaskan bahwa karya literasi mampu menjadi media dakwah sekaligus sarana memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Koordinator Literasi MAN 1 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan inspirasi dan motivasi untuk terus mengembangkan budaya literasi di madrasah. “Launching buku ini menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi media refleksi spiritual sekaligus ruang kolaborasi yang positif bagi siswa dan guru,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan Koordinator Literasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dalam forum literasi menjadi langkah penting untuk memperkuat budaya membaca dan menulis di lingkungan madrasah.
“Literasi merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter. Kami berharap semangat literasi di MAN 1 Bantul terus tumbuh melalui berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif,” tutur Mafrudah.
Melalui keikutsertaan dalam launching buku dan workshop literasi ini, MAN 1 Bantul terus berkomitmen mendukung penguatan budaya literasi sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik.
MAN 1 Bantul, Madrasah CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. (Mry)

