BANTUL (MAN 1 Bantul) – Ada suasana yang berbeda di Warung Omah Sawah (WOS) pada Senin (11/5/2026). Senyum kebahagiaan, rasa bangga, sekaligus haru menyatu dalam prosesi Penyerahan Kembali Siswa Kelas XII MAN 1 Bantul Tahun Ajaran 2025/2026 kepada orang tua dan wali murid. Bagi banyak pihak, acara ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa belajar di madrasah, tetapi juga menjadi momen yang menandai dimulainya perjalanan baru para lulusan dalam menapaki masa depan.
Sebanyak 204 siswa kelas XII resmi dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Capaian tersebut menjadi buah dari proses panjang yang telah dilalui selama tiga tahun, mulai dari perjuangan akademik, pembentukan karakter, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
Di antara para lulusan, sebanyak 23 siswa berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN). Sementara itu, siswa lainnya tengah bersiap menanti hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan berwirausaha sesuai kompetensi yang telah mereka tekuni selama belajar di MAN 1 Bantul.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa prosesi penyerahan kembali siswa merupakan simbol berakhirnya amanah pendidikan yang selama ini diemban madrasah bersama orang tua.
“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar. Selama tiga tahun kami berupaya mendampingi putra-putri Bapak dan Ibu dengan ilmu, karakter, dan nilai-nilai keagamaan. Kini saatnya mereka melanjutkan perjuangan di tengah masyarakat. Kami berharap mereka mampu menjadi pribadi yang bermanfaat, menjaga integritas, serta terus membawa nama baik almamater di mana pun berada,” tuturnya.
Ketua Panitia Penyerahan Kembali Siswa Kelas XII, Etik Rahmawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar. Menurutnya, acara ini menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya proses pendidikan siswa kelas XII di MAN 1 Bantul sekaligus awal perjalanan mereka menuju jenjang kehidupan berikutnya.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Acara ini bukan hanya tentang penyerahan dokumen kelulusan, tetapi juga menjadi momen refleksi atas perjuangan para siswa, orang tua, dan guru selama tiga tahun terakhir. Semoga seluruh lulusan dapat melanjutkan langkahnya dengan penuh optimisme dan membawa nama baik almamater di mana pun berada,” ungkap Etik.
Ungkapan syukur juga datang dari perwakilan orang tua murid, Basuki, ayah dari Aditya kelas XII FL 3. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah membersamai proses pendidikan putra-putri mereka.
“Kami menyerahkan anak-anak kami tiga tahun lalu dengan penuh harapan. Hari ini kami menerimanya kembali dengan rasa bangga dan syukur. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik, membimbing, dan mengarahkan mereka. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal terbaik untuk masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili angkatan 2026, Diyah Ayu Kumala dari kelas XII FL 3 menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul. Menurutnya, madrasah telah menjadi tempat yang bukan hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan mimpi para siswa.
“MAN 1 Bantul telah menjadi rumah kedua bagi kami. Di tempat ini kami belajar tentang ilmu, persahabatan, perjuangan, dan tanggung jawab. Kami menyadari bahwa perjalanan setelah lulus tidak akan selalu mudah, tetapi bekal yang diberikan madrasah membuat kami lebih siap menghadapi masa depan. Kami berjanji akan terus menjaga nama baik MAN 1 Bantul di mana pun kami berada,” ungkapnya.
Prosesi penyerahan kembali siswa berlangsung dengan penuh khidmat dan ditutup dengan penyerahan dokumen kelulusan serta sesi foto bersama. Di balik senyum yang mengembang, tersimpan doa dan harapan agar seluruh lulusan MAN 1 Bantul mampu menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS yang terus dikembangkan MAN 1 Bantul dalam membentuk generasi yang Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. (ad)

