Monitoring Prakerin di Johor Motor, MAN 1 Bantul Pastikan Siswa Mampu Beradaptasi

Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin), guru pendamping MAN 1 Bantul, Lina Mutiasih, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kegiatan monitoring ke Johor Motor pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan monitoring ini dilakukan terhadap dua siswa jurusan Otomotif yang sedang menjalani Prakerin, yaitu Febio Linggar Jati dari kelas XI FD6 dan Tegar Mahesa Gilang Wahyu Pratama dari kelas XI FD7. Monitoring bertujuan untuk melakukan pengecekan perkembangan siswa selama berada di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sekaligus mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin muncul dalam proses penyesuaian terhadap lingkungan dan jam kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Lina Mutiasih menyampaikan bahwa adaptasi siswa merupakan aspek penting dalam pelaksanaan Prakerin. Para siswa yang sebelumnya terbiasa belajar di lingkungan kelas kini dituntut untuk menerapkan ilmu dan keterampilan secara langsung di dunia kerja yang sesungguhnya. Oleh karena itu, kemampuan menyesuaikan diri dengan budaya kerja, kedisiplinan waktu, dan tanggung jawab menjadi bagian penting yang harus dikuasai.
Pimpinan Johor Motor, Ibu Yuni Ambarini, menyampaikan bahwa pihak industri selalu membuka komunikasi dengan pihak sekolah apabila terdapat kendala yang dihadapi siswa. Selain itu, Johor Motor juga secara rutin memberikan informasi terkait kehadiran dan perkembangan peserta Prakerin sehingga proses pembinaan dapat berjalan secara optimal.
Berdasarkan hasil monitoring, kedua siswa menunjukkan sikap yang baik dalam mengikuti kegiatan Prakerin dan terus berupaya menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan di bengkel otomotif. Kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan dunia industri diharapkan mampu mendukung keberhasilan program Prakerin serta membentuk lulusan yang siap memasuki dunia kerja.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring yang dilakukan secara berkala. Beliau menyampaikan, “Kegiatan monitoring merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab madrasah terhadap peserta didik yang sedang melaksanakan Prakerin. Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal, meningkatkan kompetensi, membangun etos kerja yang baik, serta menjalin komunikasi yang positif dengan pembimbing di tempat kerja. Sinergi antara madrasah dan dunia industri menjadi kunci dalam mencetak generasi yang unggul, profesional, dan berkarakter.”
Semoga kegiatan Prakerin ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi siswa serta memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja di masa depan.(LM)