MAN 1 Bantul Gelar Simulasi ASAT Berbasis JMD untuk Pastikan Kesiapan Perangkat Siswa

Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026, MAN 1 Bantul menyelenggarakan simulasi ujian berbasis aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD) pada Senin (25/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan perangkat yang akan digunakan siswa selama pelaksanaan asesmen.

Simulasi dilaksanakan oleh Tim Teknologi Informasi (TI) MAN 1 Bantul yang terdiri atas Siti Maryam, S.Pd., dan Yustika Nurbaiti, M.Pd. Keduanya melakukan pendampingan dan pengecekan secara langsung terhadap ponsel milik siswa yang akan digunakan untuk mengakses aplikasi JMD saat ASAT berlangsung.

Berbagai aspek teknis menjadi fokus dalam simulasi tersebut, mulai dari proses login aplikasi, pembaruan versi aplikasi JMD, pengaturan keamanan perangkat, stabilitas akses, hingga kompatibilitas ponsel dengan sistem ujian yang digunakan. Melalui simulasi ini, berbagai kendala teknis dapat diidentifikasi dan diselesaikan sebelum pelaksanaan ujian yang sesungguhnya.

Siti Maryam menjelaskan bahwa simulasi menjadi langkah penting untuk meminimalkan hambatan teknis saat pelaksanaan asesmen.

“Simulasi ini bertujuan memastikan seluruh perangkat siswa siap digunakan. Jika ditemukan kendala, tim dapat segera memberikan solusi sehingga pelaksanaan ASAT nantinya dapat berjalan lebih lancar dan optimal,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Yustika Nurbaiti menambahkan bahwa kesiapan perangkat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran ujian berbasis digital.

“Melalui simulasi ini, siswa juga dapat lebih memahami mekanisme penggunaan aplikasi JMD sehingga mereka akan lebih siap dan percaya diri saat mengikuti asesmen,” jelasnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan simulasi. Selain melakukan pengecekan perangkat, mereka juga memperoleh arahan terkait tata tertib pelaksanaan ujian berbasis digital serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila mengalami kendala teknis selama asesmen berlangsung.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi langkah proaktif Tim TI dalam mempersiapkan pelaksanaan ASAT. Menurutnya, simulasi tersebut merupakan bentuk komitmen madrasah untuk memberikan layanan asesmen yang efektif, tertib, dan berbasis teknologi.

Pelaksanaan simulasi ASAT berbasis JMD ini menjadi salah satu upaya MAN 1 Bantul dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan. Langkah tersebut sejalan dengan semangat CADAS Berkelas yang mendorong terwujudnya madrasah yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di era digital. (Mry)