Prof. Arif Rohman Tekankan Pentingnya Evaluasi dalam Implementasi Kurikulum pada Uji Publik Kurikulum MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) – Evaluasi menjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan dan implementasi kurikulum. Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Arif Rohman, M.S.I., dalam kegiatan Uji Publik Kurikulum MAN 1 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada Senin (26/5/2026) di Aula MAN 1 Bantul.

Dalam pemaparannya, Prof. Arif Rohman menjelaskan bahwa kurikulum yang baik bukan hanya disusun dengan perencanaan yang matang, tetapi juga harus diikuti dengan evaluasi yang berkelanjutan. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pendidikan yang telah direncanakan dapat tercapai serta untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki.

“Evaluasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kurikulum. Melalui evaluasi, madrasah dapat mengetahui efektivitas pelaksanaan kurikulum sekaligus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan,” ungkap Prof. Arif Rohman.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya berfokus pada hasil belajar peserta didik, tetapi juga mencakup proses pembelajaran, program-program yang dijalankan, kinerja pendidik, hingga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan kurikulum di lapangan. Dengan demikian, evaluasi menjadi instrumen penting untuk menjaga mutu pendidikan.

Prof. Arif juga menekankan bahwa hasil evaluasi harus dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penyempurnaan kurikulum. Kurikulum yang responsif terhadap hasil evaluasi akan lebih mampu menjawab kebutuhan peserta didik serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika masyarakat.

Kegiatan uji publik tersebut menjadi forum yang tepat untuk memperoleh berbagai masukan dari para ahli dan pemangku kepentingan. Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan, termasuk penekanan mengenai pentingnya evaluasi sebagai bagian dari siklus pengembangan kurikulum.

“Masukan dari Prof. Arif Rohman memberikan penguatan bagi kami bahwa evaluasi harus menjadi budaya dalam pengelolaan pendidikan. Dengan evaluasi yang berkesinambungan, kami dapat terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN 1 Bantul,” tutur Mafrudah.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul semakin memperkuat komitmennya untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Semangat tersebut selaras dengan tagline CADAS Berkelas, yang mendorong terwujudnya madrasah yang terus belajar, berinovasi, dan berkembang sesuai kebutuhan zaman. (Mry)