Asta Protas dan Budaya Prestasi Guru, Kabid Penmad DIY Beri Nasihat Emas di Uji Publik Kurikulum MAN 1 Bantul

BANTUL (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul menggelar kegiatan Uji Publik Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 pada Selasa (26/5/2026) di Aula madrasah setempat. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini bertujuan menyusun dan menyempurnakan kurikulum yang adaptif, inovatif, serta sesuai dengan perkembangan zaman. Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan .

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., hadir sebagai narasumber kunci dalam uji publik tersebut. Dalam sambutannya, Sidik Pramono menyinggung pentingnya Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Menteri Agama untuk dapat dituangkan dalam kurikulum madrasah. Menurutnya, integrasi Asta Protas ke dalam kurikulum menjadi kunci agar program-program Kementerian Agama benar-benar membuahkan hasil di tingkat satuan pendidikan .

Asta Protas yang dicanangkan Menteri Agama Nasaruddin Umar ini mencakup delapan program prioritas, antara lain: meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, mewujudkan pendidikan unggul ramah dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren, pemberdayaan ekonomi umat, sukses haji, serta digitalisasi tata kelola . Sidik Pramono menekankan bahwa nilai-nilai ini harus terinternalisasi dalam pembelajaran di madrasah, tidak hanya sekadar menjadi slogan.

Selain itu, Kabid Penmad juga menyampaikan pesan tegas tentang pentingnya budaya prestasi guru. “Prestasi siswa tidak akan pernah lepas dari prestasi dan dedikasi gurunya. Guru yang berprestasi akan menjadi pondasi utama bagi lahirnya siswa-siswa yang berprestasi,” ujarnya di hadapan para peserta. Ia mengajak seluruh pendidik di MAN 1 Bantul untuk terus meningkatkan kompetensi, aktif dalam berbagai lomba, serta mengembangkan inovasi pembelajaran .

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kurikulum merupakan pedoman utama dalam penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat, kolaboratif, dan mampu menjawab tantangan serta kebutuhan zaman. “Melalui kegiatan uji publik ini, kami berharap memperoleh berbagai masukan yang konstruktif untuk menyempurnakan Kurikulum MAN 1 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027,” ujarnya .

Kegiatan uji publik ini menjadi langkah strategis MAN 1 Bantul dalam menjamin kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Dengan mengakomodasi pesan-pesan dari Kabid Penmad Kanwil Kemenag DIY, madrasah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, unggul, serta berorientasi pada pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi peserta didik, baik dari sisi akademik maupun keterampilan. (arf)