BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana hangat, meriah, dan penuh canda tawa mewarnai kegiatan makan bersama yang digelar di sela-sela Pelatihan Qurban MAN 1 Bantul pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang menyembelih seekor lembu dan seekor kambing ini menjadi momen krusial untuk membangun kebersamaan, menjaga kekompakan antarpanitia, merekatkan tali ukhuwah Islamiyah (persaudaraan), serta menumbuhkan rasa syukur atas kelancaran jalannya pelatihan.
Lebih dari sekadar agenda pengisi perut, makan bersama yang menyajikan hidangan khas ini bertransformasi menjadi ajang evaluasi santai. Di sinilah sekat antara senior dan junior melebur, digantikan oleh tawa dan obrolan ringan yang efektif memupuk kembali semangat gotong royong setelah seluruh panitia lelah bekerja mempersiapkan dan melaksanakan pelatihan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, esensi dari ibadah qurban dan pelatihannya tidak hanya berhenti pada aspek syariat, tetapi juga pada nilai-nilai sosial yang terbangun di dalamnya.
“Makan bersama ini adalah wujud nyata dari indahnya kebersamaan. Melalui momen sederhana seperti ini, kita tidak hanya mengenyangkan fisik, tetapi juga menguatkan hati dan komitmen. Rasa lelah setelah beraktivitas langsung sirna begitu melihat seluruh elemen madrasah duduk sama rendah, menikmati berkah bersama,” ujar Mafrudah dengan senyum bangga.
Senada dengan Kepala Madrasah, Kepala Unit Keagamaan MAN 1 Bantul, Nor Cholis, S.Ag., M.Pd.I., yang mendampingi kegiatan, menambahkan bahwa momen ini menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif antara guru, tenaga kependidikan, dan para siswa.
“Di meja makan seperti ini, tidak ada lagi batasan kaku. Kami bisa mengevaluasi jalannya pelatihan qurban tadi dengan sangat santai namun tetap substantif. Kekompakan yang lahir hari ini adalah modal utama untuk menyukseskan agenda-agenda madrasah ke depan. Semangat gotong royongnya sangat terasa,” ungkap Nor Cholis.
Sementara itu, Annisa Sholiha, salah satu siswa dari Kelas X E1 yang menjadi panitia pelaksana, mengaku sangat berkesan dengan atmosfer yang tercipta saat makan bersama tersebut.
“Seru sekali! Kami yang junior awalnya sempat sungkan, tapi karena makannya bareng-bareng dan suasananya penuh canda, rasa canggung itu langsung hilang. Kami merasa sangat dihargai, dan rasa capek setelah motong, menimbang, dan membagikan daging qurban tadi langsung terbayar lunas dengan keseruan ini,” kata Annisa antusias.
Dengan suksesnya pelatihan yang ditutup oleh momen kebersamaan ini, MAN 1 Bantul kembali membuktikan bahwa kerja sama tim yang solid dan rasa kekeluargaan yang erat adalah kunci utama dalam menyukseskan setiap program institusi. Ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

