Belajar Makna Pengorbanan, Siswa MAN 1 Bantul Ikut Proses Penyembelihan Hewan Kurban

Bantul (MAN 1 Bantul)– Kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di MAN 1 Bantul pada Jumat (29/5/2026) menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Melalui keterlibatan langsung dalam berbagai tahapan penyembelihan hewan kurban, siswa tidak hanya memahami teori tentang ibadah kurban, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata mengenai makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Dengan pendampingan guru dan panitia, para siswa turut berpartisipasi dalam proses penyembelihan, pencacahan daging, penimbangan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban. Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung tentang tata cara pelaksanaan kurban sesuai syariat Islam sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap proses dengan penuh perhatian dan semangat, menjadikan kegiatan kurban sebagai pengalaman edukatif yang tidak diperoleh di dalam ruang kelas. Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami bahwa ibadah kurban tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan, tetapi juga mengandung nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan kurban. Menurutnya, pengalaman langsung merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan keagamaan kepada siswa.

“Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kurban, siswa dapat belajar memahami makna keikhlasan, pengorbanan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial secara nyata. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan jiwa sosial yang baik,” ungkap Mafrudah.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan kurban dapat terus menjadi media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan keagamaan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai yang diperoleh siswa tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan tag line MAN 1 Bantul, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Melalui keterlibatan langsung dalam proses kurban, siswa belajar menjadi pribadi yang agamis, berkarakter, peduli terhadap sesama, serta mampu bekerja sama dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

Melalui pengalaman berkurban secara langsung, MAN 1 Bantul terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman yang menjadi bekal penting bagi peserta didik di masa depan.(wnd)