BANTUL (MAN 1 Bantul) – Hiruk-pikuk seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) MAN 1 Bantul tampak mewarnai halaman dan setiap sudut madrasah pada Jumat pagi (5/6/2026). Dipimpin langsung oleh Kepala Tata Usaha, Martiningsih, S.Pd.I., seluruh tendik saling berjibaku melaksanakan aksi “Jumat Hijau” di tengah para siswa yang sedang fokus menjalani Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT).
Kegiatan Jumat Hijau ini digelar bukan tanpa alasan. Gerakan bersih-bersih dan penataan lingkungan ini merupakan langkah nyata madrasah dalam mendukung Program Adiwiyata, yang menjadi salah satu pilar utama dalam pemenuhan kriteria sekolah ramah lingkungan serta penguatan budaya peduli lingkungan di lingkungan madrasah.
Aksi bersih-bersih yang bertepatan dengan pelaksanaan ASAT siswa ini berjalan dengan khidmat namun tetap penuh semangat. Seluruh sudut madrasah, mulai dari taman depan, koridor, hingga area belakang tak luput dari sentuhan gotong royong para tendik.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S. Ag., M. Pd. I., memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh jajaran tenaga kependidikan.
“Kami sangat bangga dan mendukung penuh konsistensi rekan-rekan tendik. Di saat anak-anak kita sedang berjuang menyelesaikan ASAT di dalam kelas, para tendik menunjukkan teladan nyata di luar kelas. Jumat Hijau ini adalah bukti komitmen MAN 1 Bantul menuju Madrasah Adiwiyata yang tidak hanya hijau secara fisik, tetapi juga hijau secara karakter,” ujarnya.
Di temui di sela-sela kegiatan, Kepala Tata Usaha MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memastikan estetika dan kebersihan madrasah tetap terjaga, sekaligus memenuhi indikator penting dalam penilaian Adiwiyata.
“Hari ini kami sengaja menggerakkan seluruh lini tenaga kependidikan untuk menyisir setiap sudut madrasah. Jumat Hijau ini bukan sekadar agenda musiman, melainkan upaya konkret kita untuk menciptakan atmosfer belajar yang asri dan sehat. Ini adalah pilar penting bagi budaya peduli lingkungan yang ingin kita wariskan kepada seluruh warga madrasah,” tegas Martiningsih.
Semangat serupa juga dirasakan langsung oleh para staf yang ikut terjun ke lapangan. Salah satu perwakilan Tenaga Kependidikan MAN 1 Bantul, Sumanto, mengaku senang bisa berkontribusi langsung bagi kenyamanan madrasah.
“Capek pasti ada, tapi rasanya seru dan puas melihat madrasah jadi jauh lebih rapi dan asri. Kegiatan seperti ini juga jadi ajang refreshing dan mempererat kebersamaan antar-tendik di sela-sela kesibukan administrasi dan pelaksanaan ASAT,” ungkap Sumanto dengan senyum sumringah.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pimpinan dan tenaga kependidikan, MAN 1 Bantul optimis dapat terus melangkah mantap dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan dan meraih predikat Madrasah Adiwiyata. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr).

