Bantul (MAN 1 Bantul) – Semangat literasi terus bergelora di MAN 1 Bantul. Sebanyak lima guru bersama 50 siswa berkolaborasi menghasilkan karya tulis berupa puisi bertema Ibu yang diterbitkan dalam sebuah buku antologi melalui PT Nyala Masa Depan Indonesia, Surakarta, pada tahun 2026. (Selasa, 9/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga madrasah untuk menuangkan rasa cinta, hormat, dan ungkapan kasih sayang kepada sosok ibu melalui rangkaian kata-kata yang sarat makna. Beragam puisi yang lahir dari tangan para guru dan siswa tersebut menggambarkan kedekatan emosional, pengorbanan, serta ketulusan seorang ibu yang menjadi sumber inspirasi sepanjang hayat.
Kolaborasi lintas generasi antara guru dan peserta didik ini menunjukkan bahwa budaya literasi tidak hanya tumbuh di ruang kelas, tetapi juga berkembang menjadi karya nyata yang dapat dinikmati masyarakat luas. Kehadiran buku antologi puisi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan insan-insan kreatif yang memiliki kepekaan rasa dan kemampuan berkarya.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas terbitnya karya bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan literasi merupakan sarana yang efektif untuk membangun karakter, menumbuhkan empati, serta mengembangkan kreativitas peserta didik.
“Terbitnya antologi puisi bertema ibu ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Bantul. Guru dan siswa telah menunjukkan bahwa literasi dapat menjadi ruang untuk mengekspresikan nilai-nilai kasih sayang dan kemanusiaan. Semoga karya ini menjadi inspirasi dan memotivasi lahirnya karya-karya hebat lainnya dari madrasah,” ungkap Hj. Mafrudah.
Melalui buku antologi puisi ini, MAN 1 Bantul kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan. Sejalan dengan tagline madrasah, “MAN 1 Bantul, Cadas Berkelas,” semangat berkarya dan berprestasi terus dihadirkan untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan kreatif. (agoes).

