Dukung GEMAR, MAN 1 Bantul Ajak Ayah Terlibat Aktif dalam Pendidikan Anak

BANTUL (MAN 1 BANTUL) – Penyerahan rapor semester genap di MAN 1 Bantul tidak hanya menjadi momentum penyampaian hasil belajar peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan keluarga dalam pendidikan melalui GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak). Program ini mengajak para ayah untuk hadir secara langsung mengambil rapor sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap proses belajar putra-putrinya.

Sejak pagi, para orang tua/wali mulai berdatangan ke madrasah. Kehadiran para ayah yang mengambil rapor disambut hangat oleh para wali kelas sebagai bentuk nyata sinergi antara keluarga dan madrasah dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik. Selain menerima laporan hasil belajar, orang tua juga berdialog langsung dengan wali kelas mengenai perkembangan akademik, kedisiplinan, karakter, serta potensi yang dimiliki anak.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keterlibatan seorang ayah memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pendidikan anak.

“Melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak, kami ingin membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran ayah saat menerima rapor menjadi bentuk perhatian yang sederhana, tetapi memiliki makna yang besar bagi perkembangan motivasi dan karakter anak,” tuturnya.

Salah satu wali kelas, Yustika Nurbaiti, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa komunikasi dengan para orang tua, khususnya ayah, menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menyamakan persepsi dalam mendampingi peserta didik.

“Pertemuan ini bukan sekadar menyerahkan rapor, tetapi juga menjadi ruang untuk berdiskusi mengenai perkembangan belajar, sikap, dan potensi anak. Dengan komunikasi yang baik, madrasah dan keluarga dapat saling mendukung agar peserta didik terus berkembang secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Bantul, Candra Ade Pertiwi, S.Kom.I., S. Pd., menilai bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan anak memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis, motivasi belajar, dan pembentukan karakter peserta didik.

“Anak akan merasa lebih dihargai dan diperhatikan ketika kedua orang tuanya, terutama ayah, terlibat dalam proses pendidikannya. Kehadiran ayah saat mengambil rapor menjadi simbol bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Dari sudut pandang bimbingan dan konseling, keterlibatan tersebut dapat memperkuat rasa percaya diri, kedisiplinan, serta motivasi anak untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.

Menurut Ade, komunikasi yang terjalin melalui kegiatan GEMAR juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan layanan Bimbingan dan Konseling dalam mendampingi peserta didik menghadapi tantangan akademik maupun perkembangan remaja.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul berharap budaya keterlibatan orang tua, khususnya ayah, semakin tumbuh sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang harmonis antara madrasah dan keluarga. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi, sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ad)