BANTUL (MAN 1 Bantul) — Panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MAN 1 Bantul terus bergerak cepat dan cermat dalam menyelesaikan tahapan seleksi calon peserta didik baru. Pada Kamis (25/06/2026), fokus utama panitia beralih pada proses penginputan data nilai hasil seleksi untuk jalur reguler.
Terlihat para petugas PMBM penuh konsentrasi di dalam ruangan. Seorang petugas Agus Sulistyo tampak sigap mengoperasikan laptop untuk menginput data secara digital. Sementara itu, di meja belakang, petugas lainnya Sholahudin Zamzambela secara paralel melakukan pencocokan lembaran dokumen fisik calon siswa guna memastikan keabsahan data sebelum dimasukkan ke dalam sistem seleksi.
Proses entri data ini meliputi penginputan hasil nilai Tes Kemampuan Akademik/Daerah (TKA/TKAD), nilai hasil wawancara keagamaan, serta penambahan poin nilai bagi para pendaftar yang memiliki piagam atau berkas prestasi. Akumulasi dari komponen-komponen nilai inilah yang nantinya menentukan kelulusan calon siswa pada jalur reguler.
Salah satu panitia Agus Sulistyo yang bertugas menjelaskan bahwa proses penginputan ini membutuhkan tingkat ketelitian yang sangat tinggi.
“Setiap skor, mulai dari nilai tes akademik, wawancara, hingga tambahan poin prestasi bagi yang memilikinya, kami input secara berlapis. Hal ini penting untuk menjamin akurasi data serta menjaga keadilan bagi seluruh calon peserta didik yang bersaing,” ungkap Agus Sulistyo.
Menanggapi dedikasi tim PMBM, Kepala MAN 1 Bantul menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh panitia. Beliau menegaskan bahwa akurasi data dalam proses seleksi merupakan komitmen utama madrasah.
“Aktivitas penginputan nilai yang dilakukan dengan penuh integritas dan ketelitian ini adalah cerminan nyata dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Pengolahan komponen nilai yang kompleks ini membuktikan kesiapan sistem kita yang cerdas dan smart berbasis digitalisasi data,” jelas Kepala Madrasah.
Kepala Madrasah juga menambahkan bahwa transparansi pengolahan nilai ini merupakan wujud perlakuan yang demokratis dan anti diskriminasi bagi masyarakat, di mana setiap anak dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi dan prestasi yang mereka raih.
“Melalui proses seleksi yang bersih dan akuntabel ini, MAN 1 Bantul berkomitmen untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kukuh secara agamis, memiliki pondasi berkarakter, mampu bersikap adaptif terhadap masa depan, serta tetap menumbuhkan kepedulian yang tinggi untuk cinta lingkungan,” pungkas kepala madrasah.
Proses penginputan dan pengolahan data nilai ini ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan sebelum memasuki rapat pleno penentuan kelulusan. Pihak panitia mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk terus memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal-kanal digital madrasah. Melalui persiapan yang matang dan sistematis ini, MAN 1 Bantul optimis dapat menyambut generasi baru yang siap berprestasi dan membawa nama baik madrasah di masa depan. (ska)

