Teliti dan Rapi, Wali Kelas XI FD 4 MAN 1 Bantul Siapkan Raport Siswa

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Menjelang pembagian laporan hasil belajar peserta didik semester genap tahun ajaran 2025/2026, kesibukan administrasi terlihat jelas di lingkungan MAN 1 Bantul. Komitmen memberikan pelayanan terbaik ditunjukkan oleh Alfrida Restu, Wali Kelas XI FD 4, yang tengah bersiap membagikan raport kepada orang tua atau wali murid pada Jumat (26/06/2026).

Alfrida Restu tampak fokus dan cermat menyortir serta menata lembaran-lembaran dokumen nilai di atas meja. Di sekelilingnya, tumpukan map raport berwarna hijau tua berjejer rapi, siap untuk diisi dengan berkas capaian hasil belajar para siswa yang telah diverifikasi kelengkapannya. Pengecekan secara manual ini dilakukan demi memastikan akurasi data nilai serta catatan perkembangan karakter tiap siswa terinput dengan sempurna.

​Alfrida Restu mengungkapkan bahwa proses penataan ini membutuhkan ketelitian tinggi agar tidak ada berkas yang tertukar atau terlewat.​”Hari ini kami pastikan seluruh kelengkapan lembar raport untuk kelas XI FD 4 sudah siap cetak dan tertata rapi. Dokumen ini adalah rekam jejak perjuangan akademik dan non-akademik siswa selama satu semester, jadi performa administrasinya pun harus maksimal sebelum diserahkan kepada orang tua,” ujarnya di sela kesibukan.​

Menanggapi dedikasi tersebut, Kepala MAN 1 Bantul Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wali kelas yang bergerak cepat dan teliti. Beliau menegaskan bahwa etos kerja yang ditunjukkan para guru merupakan refleksi nyata dari komitmen madrasah terhadap visi besarnya.

​”Apa yang dilakukan oleh Ibu Alfrida dan rekan-rekan wali kelas adalah cerminan langsung dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Ketelitian dan kerapian dalam mengelola administrasi nilai digital (e-Rapor) ini menunjukkan sikap kerja yang cerdas dan smart,” tutur Kepala Madrasah.​

Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. juga menambahkan bahwa catatan rapor bukan sekadar angka capaian kognitif, melainkan alat evaluasi yang demokratis antara guru dan orang tua untuk melihat sejauh mana anak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter mulia, agamis, serta adaptif dalam menghadapi tantangan belajar.​

“Melalui laporan ini, kita juga menanamkan dan mengevaluasi kepekaan sosial siswa agar tetap anti diskriminasi di lingkungan sekolah, serta terus menumbuhkan kepedulian yang tinggi agar senantiasa cinta lingkungan. Sinergi yang baik saat pembagian raport hari Jumat ini diharapkan memperkuat masa depan pendidikan anak-anak kita,” pungkasnya. (ska)