Bantul (MAN 1 Bantul) – secara resmi meresmikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana (Waka Sarpras) beserta jajaran stafnya dalam agenda Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung di Burza Hotel pada Rabu (08/07/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi madrasah guna mendukung pengelolaan fasilitas pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan terbentuknya tim Sarpras yang baru, diharapkan seluruh sarana dan prasarana di MAN 1 Bantul dapat dikelola secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran dan pelayanan kepada seluruh warga madrasah.
Bidang Sarana dan Prasarana memiliki peran strategis dalam merencanakan, mengelola, memelihara, serta mengembangkan berbagai fasilitas yang dimiliki madrasah. Melalui koordinasi yang baik dengan seluruh unit kerja, Waka Sarpras beserta staf diharapkan mampu memastikan lingkungan belajar tetap aman, nyaman, bersih, dan representatif. Selain itu, pengelolaan sarana prasarana juga diarahkan pada pemanfaatan yang efektif, budaya pemeliharaan aset, serta pengembangan fasilitas yang ramah lingkungan untuk mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. “Saya berharap Waka Sarpras beserta seluruh staf dapat bekerja secara profesional, inovatif, dan penuh tanggung jawab dalam mengelola seluruh fasilitas madrasah. Sarana dan prasarana yang terawat dengan baik akan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung lahirnya prestasi. Semangat kerja tim Sarpras harus selaras dengan tagline ‘CADAS BERKELAS’, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui nilai-nilai tersebut, kami ingin mewujudkan MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang unggul dengan fasilitas yang berkualitas, pengelolaan yang berwawasan lingkungan, serta pelayanan yang inklusif bagi seluruh warga madrasah,” tutur beliau. (mln)

