Tingkatkan Mutu Pembelajaran Digital, MAN 1 Bantul Gelar Pelatihan Guru Bersama Skolla Education

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital dan memperluas peluang siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN), MAN 1 Bantul menggelar pelatihan intensif bagi para guru. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah pada Jumat siang (10/7/2026) ini merupakan wujud nyata tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah dijalin sebelumnya antara MAN 1 Bantul dan Bimbel Skolla Education.
Kolaborasi strategis dengan institusi teknologi pendidikan seperti Skolla ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi civitas akademika MAN 1 Bantul. Selain berfokus pada digitalisasi metode mengajar, program kerja sama ini juga dirancang untuk mengoptimalkan persiapan siswa dalam menghadapi seleksi masuk PTN serta mendukung program beasiswa bagi siswa-siswi yang membutuhkan bantuan finansial.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah,S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap keberlanjutan kerja sama ini. Menurutnya, adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan adalah hal yang mutlak demi masa depan para siswa.
“Pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret madrasah untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui digitalisasi. Kami ingin memastikan para guru memiliki instrumen yang tepat untuk membimbing siswa. Kerja sama dengan Skolla ini sangat strategis, tidak hanya mempermudah akses siswa kami ke PTN impian mereka, tetapi juga membuka pintu kesempatan yang lebih luas melalui program beasiswa bagi siswa yang membutuhkan,” ujar Mafrudah dalam sambutannya.
Di sisi lain, perwakilan narasumber dari Skolla Education menjelaskan bahwa sinergi ini berfokus pada penyelarasan kurikulum madrasah dengan platform pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif.
“Kami dari Skolla Education sangat bangga bisa menjadi mitra strategis MAN 1 Bantul. Melalui pelatihan hari ini, kami berbagi formulasian pembelajaran digital yang efektif dan menyenangkan. Fokus kami adalah bagaimana teknologi pembelajaran Skolla bisa membantu guru mendeteksi potensi akademik siswa lebih awal, sehingga strategi meloloskan mereka ke PTN menjadi lebih terukur dan tepat sasaran,” ungkap perwakilan tim Skolla selaku narasumber.
Antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh para peserta pelatihan. Salah satu perwakilan guru MAN 1 Bantul, Achmad Nuruddin, S.Ag., mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.
“Pelatihan ini memberikan sudut pandang dan alat bantu baru bagi kami dalam mengajar. Aplikasi dan visualisasi digital dari Skolla memudahkan kami dalam menyusun materi yang lebih menarik. Selain itu, kami jadi lebih tahu memetakan materi apa saja yang perlu ditekankan kepada siswa agar mereka lebih siap menghadapi ujian masuk perguruan tinggi,” tutur Achmad Nuruddin di sela-sela kegiatan.
Acara pelatihan berjalan dengan interaktif, diwarnai dengan sesi simulasi penggunaan platform digital dan diskusi kelompok antarguru mata pelajaran. Dengan terlaksananya pelatihan ini, MAN 1 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi madrasah yang unggul, responsif terhadap perkembangan zaman, dan berpihak pada kesuksesan masa depan siswanya. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).