Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul Jalani Pengecekan Kesiapan sebagai Lokasi Uji Kompetensi IT PPPK Wilayah Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) – Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul menjalani proses pengecekan kesiapan sebagai calon lokasi pelaksanaan Uji Kompetensi Teknologi Informasi (IT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Wilayah Bantul pada Selasa (14/07/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia memenuhi standar pelaksanaan ujian berbasis komputer. Tim melakukan pemeriksaan terhadap perangkat komputer, jaringan internet, kelistrikan, serta fasilitas pendukung lainnya agar pelaksanaan seleksi nantinya dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh dengan meninjau kondisi ruang laboratorium, kapasitas perangkat, stabilitas jaringan, serta kesiapan sistem pendukung yang akan digunakan selama proses uji kompetensi berlangsung. MAN 1 Bantul terus berkomitmen menjaga kualitas fasilitas pendidikan sehingga tidak hanya mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mampu dimanfaatkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan berskala regional. Kepercayaan untuk menjadi salah satu lokasi uji kompetensi PPPK menjadi bukti bahwa fasilitas yang dimiliki madrasah dinilai representatif dan layak mendukung pelaksanaan seleksi berbasis teknologi.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan pengecekan tersebut dan menyatakan kesiapan madrasah dalam mendukung kelancaran uji kompetensi. Beliau menegaskan bahwa MAN 1 Bantul akan memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi optimal. “Kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul sebagai calon lokasi uji kompetensi merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami akan berupaya menyediakan lingkungan yang nyaman, fasilitas yang memadai, serta pelayanan yang profesional agar pelaksanaan ujian dapat berlangsung dengan baik. Hal ini juga menjadi wujud komitmen MAN 1 Bantul dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan,” tutur beliau. (mln)