Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), MAN 1 Bantul menghadirkan materi Bahaya NAPZA dalam rangkaian MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) pada Rabu,15 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan narasumber dari Polres Bantul, AIPTU Nur Budi Prasetyo, S.Psi.
Pada kesempatan tersebut, AIPTU Nur Budi Prasetyo memberikan edukasi mengenai berbagai jenis NAPZA, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. Peserta juga diajak memahami cara menolak ajakan menggunakan narkoba serta menjaga diri dari berbagai bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masa depan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembekalan mengenai bahaya NAPZA merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus diterima peserta didik sejak awal memasuki madrasah.
“Madrasah memiliki tanggung jawab untuk membentuk generasi yang sehat, berakhlak, dan memiliki masa depan yang cerah. Melalui materi ini, kami berharap peserta didik memahami bahaya penyalahgunaan NAPZA serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Mafrudah.
Sementara itu, AIPTU Nur Budi Prasetyo, S.Psi., mengajak seluruh peserta didik untuk menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang negatif.
“Masa depan kalian sangat berharga. Jangan pernah mencoba narkoba dengan alasan apa pun, karena sekali terjerumus akan membawa dampak yang besar bagi kesehatan, pendidikan, bahkan kehidupan sosial. Pilihlah teman yang baik, isi waktu dengan kegiatan positif, dan beranilah mengatakan tidak terhadap NAPZA,” tegas Nur Budi Prasetyo.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan penuh perhatian. Sesi diskusi dimanfaatkan untuk bertanya mengenai bahaya narkoba, upaya pencegahan, serta langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul dengan tagline Cadas Berkelas berharap peserta didik baru memiliki kesadaran yang kuat untuk menjauhi penyalahgunaan NAPZA serta mampu menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Sejalan dengan semangat “Srawung, Sinau, dan Berprestasi”, MATAMUDA 2026 menjadi wadah untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan tanpa terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.(syf)

