Bantul – Hari kedua Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MAN 1 Bantul diisi dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Ahmad Musyaddad, M.S.I. Materi ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter murid baru sebagai generasi yang cinta tanah air, menghargai keberagaman, serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang moderat.
Dalam pemaparannya, H. Ahmad Musyaddad menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan dan moderasi beragama merupakan dua nilai yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai murid madrasah, peserta didik diharapkan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menghormati perbedaan, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kerukunan.
Selain itu, beliau menekankan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi nilai-nilai agama, melainkan menjalankan ajaran Islam secara seimbang (tawassuth), adil (i’tidal), toleran (tasamuh), dan mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi murid dalam menghadapi dinamika kehidupan di era yang semakin majemuk.
“Madrasah memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan mampu mengamalkan ajaran agama secara moderat. Jadilah generasi yang mencintai Indonesia, menghargai keberagaman, dan menjadi pembawa kedamaian di tengah masyarakat,” pesan H. Ahmad Musyaddad.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bantul yang telah memberikan penguatan kepada murid baru.
“Materi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama sangat relevan sebagai bekal awal bagi murid baru. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh hari ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir generasi MAN 1 Bantul yang religius, cinta tanah air, menghargai perbedaan, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutur Mafrudah.
Melalui materi ini, MAN 1 Bantul menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter kebangsaan dan penguatan moderasi beragama. Diharapkan seluruh murid baru mampu menginternalisasikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari identitas mereka selama menempuh pendidikan di MAN 1 Bantul maupun dalam kehidupan bermasyarakat.(zm)

