Suasana khusyuk tampak menyelimuti pembelajaran Tahfidz di kelas FD3 MAN 1 Bantul. Pada kegiatan talaqqi hafalan Al-Qur’an Juz 2, tepatnya Surah Al-Baqarah ayat 142, para siswa terlihat lebih serius dan fokus mengikuti pembelajaran dengan mushaf Al-Qur’an masing-masing.
Proses talaqqi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Setiap murid menyimak bacaan, memperbaiki makharijul huruf, serta menyetorkan hafalan secara bergantian di bawah bimbingan guru. Semangat belajar yang tinggi mencerminkan komitmen siswa dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an.
Pembelajaran pada mapel tahfidz ini dibimbing oleh dua guru tahfidz, yaitu Zidda Mufida, S.Ag. dan Arina Haqol Maula, S.Ag. Keduanya memberikan pendampingan secara intensif agar setiap siswa mampu membaca dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik, benar, serta sesuai kaidah tajwid.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan dan kesungguhan yang ditunjukkan oleh para siswa kelas FD3. Menurut beliau, kegiatan talaqqi ini merupakan fondasi spiritual yang sangat krusial bagi pembentukan mental siswa.
“Melihat kesungguhan anak-anak kelas FD3 dalam melantunkan dan menghafal Al-Qur’an metode talaqqi ini sungguh menyejukkan hati. Semangat mereka menjadi bukti nyata hidupnya nilai-nilai CADAS Berkelas di MAN 1 Bantul,” puji Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menjelaskan bagaimana pembelajaran tahfidz ini menjadi tiang utama yang mengintegrasikan seluruh elemen dari tagline kebanggaan madrasah.
“Pembelajaran Tahfidz Talaqqi ini adalah wujud penanaman nilai Agamis yang mendalam dan membentuk siswa yang Berkarakter mulia, jujur, serta santun. Prosedur menghafal dan memahami Al-Qur’an juga mengasah otak anak-anak kita agar semakin Cerdas dan Smart dalam berpikir, serta Adaptif terhadap berbagai tantangan zaman dengan benteng Al-Qur’an. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa dirangkul secara Demokratis dan Anti-Diskriminasi tanpa membeda-bedakan kemampuan awal mereka. Selain itu, pemahaman Al-Qur’an yang utuh juga akan melahirkan rasa Cinta Lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ‘ardh yang menjaga kelestarian alam ciptaan Allah SWT,” urai Mafrudah secara komprehensif.
Melalui pembelajaran tahfidz metode talaqqi, diharapkan semua murid tidak hanya mampu menambah hafalan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk karakter Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kelas yang tenang, disiplin, dan penuh semangat menjadi bukti bahwa pembelajaran tahfidz di MAN 1 Bantul berlangsung secara efektif dan berkualitas, sejalan dengan komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul. (zid)

