Kajian Keputrian MAN 1 Bantul: Syukuri Anugerah Allah, Bangun Kepercayaan Diri Muslimah

Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul kembali menyelenggarakan kegiatan Kajian Keputrian yang diikuti oleh seluruh siswi pada Jumat ( 24/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Bantulyang menyampaikan materi bertema “Mensyukuri Anugerah Allah dengan Menerima Diri Apa Adanya.”

Kajian keputrian merupakan program pembinaan karakter dan keislaman yang rutin dilaksanakan sebagai wadah bagi para siswi untuk memperdalam pemahaman mengenai peran, akhlak, serta jati diri seorang muslimah. Program semacam ini umum dilaksanakan di madrasah sebagai sarana pembinaan fikih wanita, akhlak, dan penguatan karakter peserta didik.

Dalam pemaparannya, narasumber dari KUA Bantul mengajak para siswi untuk memahami bahwa setiap perempuan diciptakan Allah SWT dalam bentuk yang paling baik dan memiliki kelebihan masing-masing. Oleh karena itu, rasa syukur diwujudkan dengan menerima, menjaga, dan merawat diri sesuai tuntunan syariat, bukan dengan mengubah bentuk fisik hanya demi memenuhi standar kecantikan yang berkembang di masyarakat atau media sosial.

“Menjadi perempuan yang cantik bukan semata-mata tentang penampilan luar, tetapi juga tentang akhlak, rasa syukur, kepercayaan diri, serta kemampuan menjaga kehormatan diri sebagai seorang muslimah. Ketika kita menerima dan mensyukuri ciptaan Allah, di situlah letak kecantikan yang sesungguhnya,” jelas narasumber.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Para siswi tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar rasa percaya diri, pengaruh media sosial terhadap citra tubuh (body image), hingga cara menjadi muslimah yang tetap percaya diri tanpa harus mengikuti tren yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam membentuk pribadi muslimah yang berakhlak mulia.

“Kajian keputrian ini menjadi ruang yang sangat penting bagi para siswi untuk memahami bahwa setiap perempuan adalah ciptaan Allah yang istimewa. Rasa syukur harus diwujudkan dengan menerima diri apa adanya, menjaga kesehatan, memperbaiki akhlak, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Kami berharap para siswi tidak mudah terpengaruh oleh standar kecantikan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, tetapi mampu menjadi muslimah yang percaya diri, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Mafrudah.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah dengan semangat CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam pembinaan peserta didik yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat, menghargai keberagaman, mencintai diri sendiri sebagai anugerah Allah, serta menghormati setiap individu tanpa membedakan penampilan fisik.

Melalui kajian keputrian ini diharapkan lahir generasi muslimah MAN 1 Bantul yang cerdas dalam berpikir, kuat dalam iman, santun dalam berperilaku, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjadikan rasa syukur sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan.(wnd)